FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    28 06-2019

    385

    Tingkatkan Skill Generasi Milenial, Kementerian Kominfo Gelar Bimtek SKKNI

    KategoriSorotan Media | meit001

    Takengon, Baranewsaceh.co – Dalam rangka memberikan bekal pengetahuan dan skill di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi generasi muda calon tenaga kerja, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Selasa (25/6/2019) kemarin, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Standarisasi  Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Kegiatan yang merupakan kerjasama Kementerian Kominfo dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi (LSP TIK) ini digelar di Meeting Room Hotel Bayu Hill Takengon selama 5 hari mulai dari tanggal 25 sampai dengan 29 Juni 2019.

    Bimbingan teknis yang merupakan implemetasi dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Nomor 5 Tahun 2012 ini diikuti oleh 60 (enam puluh) orang peserta yang berasal dari Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Para peserta merupakan para lulusan SMK, D1, D2, D3 dan S1 yang sebelumnya telah mendaftar sebagai calon peserta secara online. Dipilihnya kabupaten Aceh Tengah sebagai tempat penyelenggaraan Bimtek ini, karena peserta terbanyak berasal dari dua kabupaten bertetangga yaitu Aceh Tengah dan Bener Meriah.

    Kegiatan bimtek ini dibagi dalam dua sesi yaitu sesi pembelajaran selama 3 hari (25 – 27 Juni 2019) dan sesi ujian sertifikasi selama dua hari (28 – 29 Juni 2019). Kepada peserta yang dinyatakan lulus, akan mendapatkan Sertifikan SKKNI yang merupakan bukti fisik bahwa yang bersangkutan telah meiliki skill di bidan TIK dan siap untuk memasuki lapangan kerja. Seperti kita ketahui, pada era globalisasi teknologi informasi, hampir seluruh lapangan kerja mensyaratkan kemampuan di bidanTIK bagi pelamarnya.

    Dibuka oleh Bupati Aceh Tengah

    Kegiatan Bimtek Sertifikasi SKNI yang baru pertama kali digelar di provinsi Aceh ini, kemarin secara resmi dibuka oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar dan dihadiri oleh para pimpinan SKPK lingkup Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

    Dalam sambutannya, Bupati Shabela menyampaikan bahwa ditengah berkembangnya teknologi informasi seperti pada saat ini, menuntut kita semua untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. Generasi muda sebagai calon tenaga kerja juga harus mempersiapkan diri dengan skill yang memadai di bidang TIK ini, oleh karenanya Shabela sangat mendukung kegiatan bimtek seperti ini.

    “Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, harus mampu kita siasati dengan mempersiapkan sumberdaya manusia yang memiliki skill memadai di bidan teknologi informasi dan komunikasi, saya sangat mendukung upaya Kementerian Kominfo yang telah berinisiatif untuk menggelar bimtek sekaligus sertifikasi bagi para generasi milenial di Aceh, dan merupakan sebuah kehormatan bagi kami, kabupaten Aceh Tengah dipilih sebagai tempat penyelenggaraan bimntek ini” ungkap Shabela.

    Kepada para peserta, Shabela berharap agar serius mengikuti bimtek ini, karena kegiatan ini memiliki arti penting untuk memberikan bekal pengetahuan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan skil untuk memasuki lapangan pekerjaan.

    “Ini diklat yang sangat penting bagi adik-adik sekalian, kami berharap semua peserta serius mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bimtek ini, karena ini akan menjadi bekal berhjarga bagi kalian untuk memasuki lapangan pekerjaan, kalau kalian memiliki skill yang baikm, tentu peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai akan lebih besar” lanjutnya.

    Dalam sesi pembelajaran, bimtek ini menghadirkan nara sumber Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo, Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan, Drs. Irbar Samekto, M Si, Lembaga Sertifikasi Profesi TIK dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah, Khairuddin Yoes, ST, MM. Sementara untuk ujian sertifikasi SKKNI, akan dipandu langsung oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi (LSP TIK) Jakarta.

    Tampil sebagai nara sumber di hari pertama bimtek, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Aceh Tengah menyampaikan materi tentang “Peluang Sumberdaya manusia bersetifikasi TIK dalam mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)”. Dalam paparannya, Khairuddin Yoes menyebutkan bahwa untuk tenaga-tenaga skill yang memiliki sertifikat TIK sangat dibutuhkan oleh sektor birokrasi dan sektor swasta, karena semua sektor pembangunan kedepan akan berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

    Sumber: baranewsaceh.co

    Berita Terkait

    Tiga Cara Kemenkominfo Perangi Hoaks

    Kementerian Komunikasi dan Informatika berkomitmen untuk terus memerangi peredaran berita palsu atau hoaks melalui berbagai cara. Salah satu Selengkapnya

    Kementerian Kominfo: Indonesia Harus Jadi "Smart Nation"

    Pergerakan mewujudkan kota/kabupaten di wilayah Indonesia berbasis smart city bukanlah semata-mata untuk kepentingan daerah. Namun, keberada Selengkapnya

    Temui 60 Penerima Beasiswa Chevening, Menkominfo Ajak Kembangkan Ekosistem Digital

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bertemu dengan 60 orang penerima Beasiswa Chevening dari Indonesia. Selengkapnya

    Ajak Pelajar dan Stakeholder, Kementerian Kominfo Kampanye Cegah Stunting

    Pencegahan gagal tumbuh pada anak atau stunting harus dilakukan secara terpadu oleh beberapa kementerian. Langkah untuk meningkatkan kualita Selengkapnya