FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
21 05-2019

75

Menkominfo Harap RUU PDP Rampung Sebelum DPR Periode 2014-2019 Berakhir

Kategori Berita Kementerian | mth
Menteri Rudiantara dalam Seminar Menumbuhkan Keasadaran Perlindungan Data Pribadi: Kebutuhan dan Tantangan di Jakarta, Selasa (21/05/2019). - (DPS)

Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berharap Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) segera diselesaikan. Rudiantara ingin sebelum berakhirnya periode Anggota DPR RI 2014-2019, pembahasan RUU PDP bisa rampung. 

Menurut Menteri Rudiantara, Kementerian Kominfo telah komunikasi dengan Komisi I DPR RI melalui Rapat Kerja beberapa hari yang lalu. Salah satu agendanya adalah membahas dan mempercepat UU PDP tersebut. 

“Kami sudah komunikasi dengan teman-teman Komisi I. Waktunya sangat pendek, karena hanya tidak lebih dari 50 hari berjalan ini, DPR masa yang sekarang sampai pelantikan nanti awal Oktober, digantikan oleh yang terplih pada saat Pemilu yang kemarin,” kata Menteri Rudiantara dalam Seminar Menumbuhkan Keasadaran Perlindungan Data Pribadi: Kebutuhan dan Tantangan di Jakarta, Selasa (21/05/2019).

Menteri Rudiantara meyakini, proses RUU PDP ini bisa dipercepat. Sebab, jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga, Indonesia termasuk terlambat dalam menetapkan regulasi yang berkaitan dengan perlindungan data pribadi. 

Meskipun begitu, Menteri Rudiantara juga menyadari perjalanan pengesahaan menjadi Undang-Undang masih ,membutuhkan waktu. Akan tetapi, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk membangun harmonisasi yang baik agar bisa segera menuntaskan pembahasan pengaturan perlindungan data pribadi.

“Pemerintah sudah menyelesaikan harmonisasi, saya sudah tanda tangani surat kepada Bapak Presiden, (untuk) rancangannya. Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama, Bapak Presiden bisa menyampaikannya ke DPR untuk segera dibahas bersama teman-teman DPR,” imbuhnya

Rancangan UU PDP telah diinisiasi sejak tahun 2015. Oleh karena itu, Menteri Rudiantara tidak mengharapkan RUU PDP yang telah disiapkan ini kedepannya tidak menjadi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu).

“Saya berharap, RUU PDP ini yang kita siapkan sama-sama, nanti pada kenyataannya tidak menjadi Perpu. Namun, kalau memang mendesak, ada kepentingan dan lain sebagainya, ya kalau jadi Perpu, apa boleh buat. Tapi saya sih berharap janganlah (jadi Perpu),” pungkasnya.**

Berita Terkait

Hoaks Hari Ini: Ketua MK Diganti Sebelum Gugatan Pilpres Berakhir

Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini menjadi sorotan publik di tengah proses sengketa hasil Pemilihan Umum Serentak 2019. Bahkan, lembaga itu m Selengkapnya

Menkominfo Beberkan Urgensi RUU Perlindungan Data Pribadi

Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) memiliki peranan amat penting, terutama dalam memproteksi data-data strategis pu Selengkapnya

Pemerintah Optimistis Palapa Ring Rampung Agustus 2019

Pemerintah optimistis jaringan tulang punggung serat optik Palapa Ring dapat beroperasi sebelum Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Keme Selengkapnya

Kominfo Targetkan Pemerataan Pita Lebar Rampung di Tahun 2019

Tidak lama lagi, kecepatan jaringan internet akan dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kabar baik itu didasari dengan adanya pemera Selengkapnya