FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    27 04-2019

    664

    Kominfo Identifikasi 1.645 Hoaks Terkait Pemilu Serentak 2019

    SIARAN PERS NO. 92/HM/KOMINFO/04/2019
    Kategori Siaran Pers
    Menkominfo Rudiantara (kiri) menandatangani poster pameran disaksikan Ketua KPU Arief Budiman (kanan) dan Dirut LKBN Antara Meidyatama Suryodiningrat (tengah) pada pameran foto dan peluncuran buku Kilas Balik 2018 di Galeri Foto Jurnalistik Antara, Jakarta, Jum'at (260419). - (antarafoto)

    Siaran Pers No. 92/HM/KOMINFO/04/2019

    Sabtu, 27 April 2019

    Tentang

    Kominfo Identifikasi 1.645 Hoaks Terkait Pemilu Serentak 2019

     

    Tren penyebaran informasi hoaks selama Pemilu Serentak 2019 meningkat tajam. Berdasarkan catatan Kementerian Komunikasi dan Informatika, sejak bulan Agustus 2018 hingga 25 April 2019 teridentifikasi sebanyak 1.645 konten hoaks.

    “Hoaks yang kami identifikasi, kami klasifikasi dan validasi menangkal 1.645 hoaks dari bulan Agustus tahun lalu,” kata Menteri Rudiantara dalam Acara Pameran Foto Kilas Balik di Galeri Foto Antara, Jakarta, Jum’at (26/04/2019)

    Menteri Rudiantara memaparkan, jumlah hoaks setiap bulannya, khususnya yang berkaitan seputar pemilu 2019, mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

    Pada bulan Agustus 2018, Kementerian Kominfo mengidentifikasi 25 hoaks, sementara di bulan Desember meningkat tiga kali lipat menjadi 75 hoaks, bulan Januari 2019 naik 175, Febuari 353, serta bulan Maret ditemukan 453, dan per tanggal 25 April 2019, ditemukan hoaks sebanyak 421. 

    “Kalau hoaks bertambah banyak, berarti kan kita ini betul-betul hidup di era yang kurang etis, kurang beradab (hanya karena hoaks),” cetusnya. 

    Sepanjang masa kampanye Capres-Cawapres sejak Agustus 2018, Kementerian Kominfo telah mengais konten hoaks yang ditujukan kepada Calon Presiden (Capres) Joko Widodo maupun Prabowo Subianto.  

    Menteri Kominfo mengatakan, hoaks tentang kedua Capres, terhitung sejak masa kampanye awal di bulan Agustus 2018 sampai April 2019 ditemukan berjumlah 341. 

    "Terakhir bulan April meningkat, padahal udah lewat capresnya itu (hari pencoblosan), tapi hoaks masih saja terjadi lebih kepada capresnya," kata Menteri Rudiantara. 

    Menurut Menteri Rudiantara, motif hoaks yang dilakukan kepada kedua capres berbeda-beda. Bahkan, momentumnya lebih dikaitkan dengan jiwa kepemimpinan.  Sementara hoaks yang ditujukan kepada cawapres KH. Ma'ruf Amin maupun Sandiaga Uno, nyaris nihil. 

    "Ya pokoknya dibikin hoaks lah, dibikin seolah-olah jelek bahwa tidak layak dipilih lah kurang lebih kayak begitu," ujarnya

    Jelang waktu penghitungan suara dan pengumuman secara resmi dari KPU, pada tanggal 22 Mei nanti, Menteri Rudiantara berharap masyarakat tidak lagi menyebarkan hoaks.  

    “Saya berharap sebetulnya setelah Pilpres, jumlah hoaks menurun, tapi perkiraan saya justru bulan April ini lebih tinggi. Udahlah bulan April ini terakhir kita perang hoaks, kepada semua, siapapun. Karena gak bagus,” ucap Menteri Rudiantara.

    Kilas Balik 2018 menampilkan sederet peristiwa yang terekam sepanjang tahun 2018, mulai dari gempa bumi di Lombok dan di Palu, tsunami Selat Sunda, kecelakaan pesawat Lion Air JT-610, perhelatan Asian Games dan Asian Paragames 2018, hingga pesta demokrasi Pemilu 2019 yang diabadikan 78 pewarta foto baik dari Antara maupun dari fotografer ofisial Asian Games 2018 dan Asian Paragames yang dikoordinasi LKBN Antara. 

    Selain Menteri Rudiantara, pameran foto sekaligus peluncuruan buku Fotografis Kilas Balik 2018 oleh Antara ini, juga dihadiri Ketua KPU RI Arief Budiman. **

     

    Ferdinandus Setu
    Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
    e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
    Telp/Fax : 021-3504024
    Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo
    website: www.kominfo.go.id

    Berita Terkait

    Siaran Pers No.14/HM/KOMINFO/01/2020 Tentang Menkominfo Bahas Kerja Sama Pengembangan Teknologi 5G dengan Qualcomm di Davos

    Selengkapnya

    Siaran Pers No.13/HM/KOMINFO/01/2020 Tentang Menkominfo Paparkan Strategi Komprehensif Pemerintah untuk Mendukung Ekosistem Ekonomi Digital di WEF Davos

    Selengkapnya

    Siaran Pers No.12/HM/KOMINFO/01/2020 tentang Kasus Pergantian Kartu Seluler (SIM card swap), BRTI Minta Masyarakat Lebih Waspada Lindungi Data Pribadi

    Sehubungan Penggantian SIM Card secara melawan hukum, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) telah meminta penjelasan dari pihak Ind Selengkapnya

    Siaran Pers No. 11/HM/KOMINFO/01/2020 Tentang Kopi dan Topi NTT Tampil di "Indonesia Pavilion" di WEF Davos Tahun Ini

    Tahun ini Indonesia kembali menggelar Indonesia Pavilion dalam rangkaian World Economic Forum Annual Meeting yang diselenggarakan di Davos, Selengkapnya