FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    23 04-2019

    446

    BAKTI Umumkan Pemenang Lelang Satelit Multifungsi Pemerintah

    Kategori Sorotan Media | daon001
    ilustrasi satelit

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), mengumumkan pemenang lelang satelit multifungsi pemerintah jatuh pada Konsorsium PSN. Konsorsium PSN yang beranggotakan PT Pintar Nusantara Sejahtera, PT Pasifik Satelit Nusantara, PT Dian Semesta Sentosa, dan PT Nusantara Satelit Sejahtera, berhasil mengalahkan Konsorsium Grup Djarum.

    Secara tertulis, pengumuman ini disampaikan melalui Penetapan Pemenang Lelang Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Satelit Multifungsi Pemerintah Nomor 437/KOMINFO/BAKTI.31/PD.2.02/04/2019 tanggal 18 April 2019 yang diterbitkan oleh Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika berdasarkan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 877 Tahun 2018 tentang Pendelegasian Sebagian Wewenang Penanggung Jawab Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Satelit Multifungsi dalam Tahap Transaksi dan Manajemen Kerjasama.

    Dalam surat penetapan yang ditandatangani oleh R. Sri Sanggrama Aradea selaku Ketua Panitia Pengadaan Badan Usaha Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Satelit Multifungsi Pemerintah ini, Konsorsium PSN memenangi tender dengan nilai penawaran sebesar Rp 20.708.944.521.000 (Rp 20,7 triliun). Sedangkan durasi kerja sama ini berlangsung selama 15 tahun untuk dua mata uang Dollar Amerika Serikat (USD) dan Rupiah (IDR). Perlu dicatat, nilai Rp 20,7 triliun itu belum termasuk biaya BHP Frekuensi dan PPN.

    "Konsorsium PSN sebagai Pemenang Lelang dan Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PPJK) akan melaksanakan Proyek dengan skeme Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha selama 15 (lima belas) tahun sejak Tanggal Operasi Komersial," ujar Sri dalam surat penetapan tersebut. Sementara bagi peserta lelang yang keberatan dengan pengumuman hasil pelelangan tersebut dapat menyampaikan sanggahannya secara tertulis kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia selaku PJPK mulai tanggal 22-26 April 2019 pada pukul 14.00 WIB.

    Konsorsium PSN memenangkan tender satelit berjenis High Troughput Satellite (HTS) yang diberi nama Satelit Satria, yang nantinya bertugas untuk membantu pemerintah dalam pemerataan akses internet di hampir 150 ribu titik di seluruh Indonesia. Detilnya, satelit Satria akan melayani akses internet dengan kapasitas 150 Gbps di 149.400 lokasi yang terdiri dari 93.900 sektor pendidikan (SD, SMP, SMA), 47.900 pemerintahan (kelurahan, kecamatan), 3.900 pertahanan & keamanan (polres, polres, TNI AD-AU-AL), dan 3.700 layanan kesehatan (puskesmas). Terkait proyek Satelit Satria, BAKTI menargetkan kontruksi perakitan satelit pada 2020 dan siap diluncurkan pada tahun 2023 mendatang.

    sumber berita: Dythia Novianty (suara.com)

     

    Berita Terkait

    Ada Semangat BJ Habibie di Satelit Multifungsi Satria

    BJ Habibie meninggal dunia di usia yang ke-83, Rabu (9/11/2019). Tetapi semangat BJ Habibie untuk berinovasi akan terus hidup, salah satunya Selengkapnya

    BRTI keluarkan surat edaran pelarangan penjualan kartu perdana asing

    Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) melalui surat edaran No. 2 tahun 2019 melarang perdagangan dan pendistribusian kartu perdana Selengkapnya

    Kominfo umumkan daftar pemenang Seleksi Nasional Produk TIK "IdenTIK"

    Setelah melalui proses kurasi dan seleksi yang ketat, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akhirnya mengumumkan daftar pemena Selengkapnya

    RI Mau Bangun Satelit Multifungsi Rp 8 Triliun, Untuk Apa?

    Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang mempersiapkan proses pembuatan satelit multifungsi milik pemerintah Selengkapnya