FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    03 04-2019

    732

    Presiden: Perbedaan Jangan Menjadikan Kita Tidak Seperti Saudara

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Presiden Joko Widodo berswafoto dengan tamu undangan pada acara Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Gor Pandawa, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (3/4/2019). Presiden menyampaikan pentingnya menjaga persaudaraan sesama umat muslim dan menjaga kesatuan persatuan bangsa. - (antarafoto)

    Sukoharjo, Kominfo - Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa perbedaan-perbedaan yang ada merupakan anugerah dari Allah SWT. Hal itu, menurut Presiden, sudah menjadi sunatullah, sudah menjadi hukum Allah kepada bangsa dan negara Indonesia.

    “Perbedaan-perbedaan itu jangan menjadikan kita ini tidak seperti Saudara lagi. Sekali lagi ini sudah sunatullah, sudah menjadi hukum Allah kepada kita bangsa Indonesia, berbeda-beda,” ujarnya dalam Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad Tingkat Kenegaraan Tahun 2019, di Gedung Olahraga (GOR) Pandawa, Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (03/04/2019).

    “Negara kita ini adalah negara besar, negara besar. Penduduk Indonesia sekarang sudah 269 juta. Yang hidup di 17.000 pulau,” ujar Presiden awali sambutan. 

    Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa untuk mengurusi itu semua perlu Manajemen Negara karena Indonesia bukanlah satu daratan saja melainkan 2/3 luasnya merupakan lautan.

    “Semuanya perlu logistik, semuanya perlu makan, semuanya perlu infrastruktur, semuanya perlu jalan, semuanya perlu bendungan, semuanya perlu air,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Presiden juga mengingatkan bahwa meski ada pemilihan Presiden, Gubernur, Bupati, maupun Wali Kota, ukhuwah islamiyah tetaplah harus dijaga.

    Tujuannya, menurut Presiden, agar kehidupan dalam berbangsa dan bernegara itu bisa menjadi lebih baik dari hari ke hari.

    “Bisa menjaga ukhuwah islamiyah kita, bisa menjaga ukhuwah wathaniyah kita, dan lebih jauh lagi bisa menjaga ukhuwah insaniyah kita dan ukhuwah basyariyah kita,” pungkas Presiden.

    Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut Menko PMK Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

    Berita Terkait

    Pemerintah Percepat Bangun Arsitektur SPBE Nasional

    Arsitektur menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk menciptakan keterpaduan. Selengkapnya

    Kemendagri: Jadikan Lima Sila Dasar Kehidupan Berbangsa dan Benegara

    Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai asas dalam kehidupan ber Selengkapnya

    Mendagri: Kesehatan Jadi Ukuran Keberhasilan Pembangunan

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut masalah kesehatan dan penanganannya merupakan ukuran keberhasilan sebuah pembangunan. Sebab, pe Selengkapnya

    Presiden: Ubah ‘Mindset’ dengan Berikan Pelayanan pada Masyarakat

    Dalam sambutannya pada acara Pembukaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019, di Sentul International Convention Center (SICC), Sent Selengkapnya