FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    21 03-2019

    496

    Menjajal Layanan Kesehatan Pakai 'Infrastruktur Langit'

    Kategori Sorotan Media | daon001

    Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (MenkominfoRudiantaramemperlihatkan kebolehan "infrastruktur langit", termasuk dalam menjajal layanan kesehatan.

    Istilah "infrastruktur langit" sedang jadi pembahasan hangat setelah disebut di debat cawapres beberapa hari lalu. Hal ini merujuk pada proyek Palapa Ring, yang sebelumnya juga disebut sebagai "tol langit".

    Palapa Ring sejatinya belum diresmikan secara nasional mengingat satu dari tiga paketnya, yakni Palapa Ring paket Timur belum selesai. Tapi itu tak menjadi kendala Menkominfo dalam mencoba layanan internet kecepatan tinggi itu lewat panggilan video conference dan video call ke tiga lokasi berbeda yakni di Natuna, Batam, Morotai, dan Sorong.

    Kota-kota di atas merepresentasikan tiga paket Palapa Ring, yaitu Natuna dan Batam yang dilalui penggelaran kabel serat optik Palapa Ring paket barat, Morotai untuk Palapa Ring paket tengah, dan Sorong yang berada di Palapa Ring paket timur.

    Menjajal Layanan Kesehatan Pakai 'Infrastruktur Langit'Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

    Menkominfo, yang berada di Jakarta, melakukan pemanfaatan tersebut dengan ditemani antara lain Kepala Bekraf Triawan Munaf, Direktur Utama Bakti Kominfo Anang Latif, Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin, dan Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya.

    Pada kesempatan ini, yang muncul buka cuma pembahasan soal infrastruktur jaringan di masing-masing lokasi melainkan juga demonstrasi layanan kesehatan jarak jauh lewat pemanfaatan layanan internet kecepatan tinggi dari Palapa Ring.

    Hal itu dilakukan lewat aplikasi Telemedicine (Temenin) besutan Kementerian Kesehatan yang diuji coba RSU Ranai di Natuna dengan RSUD Embung Fatima di Batam. Keduanya terhubung menggunakan Palapa Ring paket barat. Uji coba ini sendiri masih menyangkut konsultasi kesehatan di dua rumah sakit tersebut.

    "Itu menggunakan aplikasi Telemedicine atau Temenin namanya. Ini bakal mengubah cara kita, cara pemerintah, Kementerian Kesehatan dalam melayani masyrakat," ujar Menkominfo di ruang serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

    Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi berupa pembangunan serat optik tulang punggung di seluruh Indonesia sepanjang 36.000 kilometer. Proyek itu terdiri atas tujuh lingkar kecil serat optik (untuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi, dan Maluku) dan satu backhaul untuk menghubungkan semuanya.

    Proyek nasional ini akan menjangkau 44 kota/kabupaten di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Palapa Ring ini akan mengintegrasikan jaringan yang sudah ada dengan jaringan baru di seluruh wilayah pelosok Tanah Air. 

    Proyek ini dilakukan dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau public private partnership(PPP). Pembiayaan yang diterapkan dengan skema availability payment, memungkinkan pemerintah memulai pembayaran penggantian modal yang ditanamkan investor setelah proyek beroperasi. 

    Pemerintah menggunakan dana universal service obligation (USO) untuk operasional Palapa Ring. Dana USO merupakan dana kontribusi perusahaan telekomunikasi dengan bobot 1,25% setiap kuartalnya.

    Sumber berita : Detik.com(20/03/19)

    Agus Tri Haryanto

    Berita Terkait

    Pemerintah Terus Bangun Infrastruktur Telekomunikasi

    Pemerintah masih akan terus membangun infrastruktur telekomunikasi secara berkelanjutan. Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informa Selengkapnya

    Menkominfo Wajibkan Infrastruktur Digital Dukung Kepentingan Nasional

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia Johnny G Plate mengatakan bahwa selain memberikan manfaat, infrastruktur Selengkapnya

    Palapa Ring Buat Harga Infrastruktur Internet Jadi Murah

    Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebut bahwa kehadiran Palapa Ring bisa me Selengkapnya

    Masyarakat Pangandaran Harus Bisa Bedakan Hoaks dan Informasi

    Komisi I DPR dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komekominfo) gelar sosialisasi tentang bahaya hoaks di salah satu hotel, Kabupaten Selengkapnya