FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
10 02-2019

205

Presiden Batalkan Remisi Terpidana Pembunuhan Jurnalis

Kategori Berita Pemerintahan | mth

Surabaya, Kominfo - Presiden Joko Widodo secara resmi telah membatalkan Keputusan Presiden tentang pemberian remisi bagi terpidana penjara seumur hidup dalam kasus pembunuhan jurnalis Radar Bali.

Pembatalan pemberian remisi tersebut dilakukan dengan memperhatikan masukan-masukan yang diperoleh dari masyarakat, khususnya kelompok jurnalis sendiri. 

Keputusan pembatalan itu disampaikan Presiden usai menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional 2019 di Surabaya, dan ditegaskan kembali saat menghadiri Festival Terampil 2019 di Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (09/02/2019) siang.

Presiden mengaku telah memerintahkan kepada Dirjen Lembaga Pemasyarakatan dan Menteri Hukum dan HAM untuk menelaah dan mengkaji mengenai pemberian revisi  itu.

“Hari Jumat telah kembali di meja saya. Sudah sangat jelas sekali, sehingga sudah diputuskan, sudah saya tanda tangani untuk dibatalkan,” tegas Presiden.

Pembatalan pemberian remisi ini, sambung Presiden, juga karena menyangkut rasa keadilan masyarakat.

“Setelah mendapatkan masukan-masukan dari masyarakat, dari kelompok-kelompok masyarakat, juga dari jurnalis, saya perintahkan kepada Dirjen Lapas dan Menkumham untuk menelaah dan mengkaji mengenai pemberian remisi itu,” ujarnya. 

Keputusan Presiden tentang pembatalan pemberian remisi tersebut telah ditandatangani Kepala Negara pada Jumat, 8 Februari 2019.

Nyoman Susrama dihukum seumur hidup setelah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Denpasar karena membunuh Prabangsa pada 2009 lalu.

Majelis Hakim yang mengadili perkara Susrama meyakini motivasi pembunuhan itu adalah pemberitaan di harian Radar Bali yang ditulis Prabangsa pada 3, 8, dan 9 Desember 2008, yang menyoroti dugaan korupsi proyek-proyek di Dinas Pendidikan Bangli.

Berita Terkait

Pemerintah Akan Konsolidasikan Semua Lembaga Riset

Presiden Joko Widodo mengemukakan, pemerintah akan mengkonsolidasikan seluruh lembaga riset agar visi dan arah riset Indonesia ke depan sema Selengkapnya

Presiden: APBN 2020 Harus Mampu Beri Stimulus Pertumbuhan dan Pemerataan

Presiden Joko Widodo menekankan, APBN 2020 harus mampu memberikan stimulus bagi peningkatan ekspor dan investasi, serta menjadi stimulus per Selengkapnya

Presiden Jokowi: APBN 2020 Harus Mampu Beri Stimulus Pertumbuhan dan Pemerataan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin Rapat Terbatas tentang Ketersediaan Anggaran dan Pagu Indikatif Selengkapnya

Presiden Ajak Terus Gelorakan Semangat Juang Ibu Kartini

Presiden Joko Widodo mengajak para perempuan Indonesia untuk terus menggelorakan semangat juang Ibu Kartini. Ajakan ini disampaikan Presiden Selengkapnya