FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    15 01-2019

    793

    Dibanding September 2017, Kini Penduduk Miskin Turun 0,91 Juta

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Warga menunjukan kartu peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Gunung Sari, Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2018). Pemerintah mulai memberlakukan skema non flat untuk PKH pada Januari 2019. Dengan skema ini setidaknya per keluarga miskin atau keluarga penerima manfaat (KPM) bisa mendapatkan Rp 10,2 juta per tahun. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Persentase penduduk miskin pada September 2018 sebesar 9,66 persen atau turun 0,16 persen dibanding Maret 2018, dan turun 0,46 persen dibanding September 2017.

    “Jumlah penduduk miskin pada September 2018 sebesar 25,67 juta orang, atau turun 0,28 juta orang dibanding Maret 2018, dan turun 0,91 juta orang dibanding September  2017,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, dalam konferensi pers di Lantai III Gedung BPS, Jl. Dr. Sutomo, Jakarta, Selasa (15/11) siang.

    Menurut Kepala BPS itu, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2018 mencapai  sebesar 7,02 persen, turun menjadi  6,89 persen pada September2018. Sementara persentase penduduk miskin di daerah  perdesaan pada Maret 2018 sebesar 13,20 persen, turun menjadi 13,10 persen pada September 2018.

    “Dibanding Maret 2018, jumlah penduduk miskin September 2018 di daerah perkotaan turun sebanyak 13,1 ribu orang (dari 10,14 juta orang pada Maret 2018 menjadi 10,13 juta orang pada   September 2018),” jelas Suhariyanto.

    Sementara itu daerah perdesaan, menurut Kepala BPS Suhariyanto, jumlah penduduk miskin turun sebanyak 262,1 ribu orang  (dari  15,81 juta orang pada Maret 2018 menjadi 15,54 juta   orang pada September 2018).

    Garis Kemiskinan

    Mengenai  Garis Kemiskinan yang digunakan untuk menetapkan orang miskin, Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pada September 2018 tercatat sebesar Rp410.670,-/kapita/bulan.

    “Dibandingkan Maret 2018, Garis Kemiskinan naik sebesar 2,36  persen.  Sementara jika  dibandingkan September 2017, terjadi kenaikan sebesar 6,07  persen,” jelas Suhariyanto.

    Adapun komposisi Garis Kemiskinan adalah: Garis Kemiskinan Makanan sebesar  Rp302.022,-  (73,54 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp108.648,- (26,46 persen).

    “Pada September 2018  secara   rata-rata rumah  tangga  miskin di Indonesia memiliki 4,63 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian besarnya Garis Kemiskinan per rumah tangga  miskin   secara   rata-rata adalah sebesar Rp1.901.402,-/rumah tangga miskin/bulan,” sambung Suhariyanto.

    Menurut Suhariyanto, pada September  2018, komoditi  makanan yang memberikan sumbangan terbesar pada Garis Kemiskinan baik di perkotaan maupun di perdesaan pada umumnya hampir  sama. Beras masih memberi sumbangan sebesar 19,54 persen di perkotaan dan 25,51 persen di perdesaan.

    Rokok kretek filter memberikan  sumbangan terbesar kedua terhadap Garis Kemiskinan (10,39 persen di perkotaan dan 10,06 persen di perdesaan). Komoditi lainnya adalah telur ayam ras (3,89  persen di perkotaan dan 3,36 persen di perdesaan), daging ayam ras (3,80 persen  di perkotaan dan 2,21 persen di perdesaan), mie instan (2,37 persen  di perkotaan dan 2,13 di perdesaan), gula pasir  (2,04persen di perkotaan dan 2,84 di perdesaan), kopi bubuk & kopi instan (sachet) (1,96  persen  di perkotaan dan 1,81 persen di perdesaan), dan seterusnya.

    Sedangkan komoditi bukan makanan yang memberikan  sumbangan terbesar baik pada Garis Kemikinan perkotaan dan perdesaan, menurut Suhariyanto,  adalah perumahan, bensin, listrik, pendidikan,  dan perlengkapan mandi. 

    Berita Terkait

    Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Turun Jadi 0,382

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyampaikan, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur melalui Gini Rat Selengkapnya

    6 Bulan Terakhir, Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 530 Ribu Orang

    Badan Pusat Statistik (BPS) menginformasikan, jumlah penduduk miskin pada Maret 2019 mencapai sebesar 25,14 juta orang, atau menurun 0,53 j Selengkapnya

    BPS: Jumlah Penduduk Miskin Berkurang 1,19 Juta Orang

    Badan Pusat Statistik (BPS) menginformasikan pada bulan September 2017, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per b Selengkapnya