FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
11 01-2019

50

Tiga Tipe Orang Penyebar Hoaks di Internet Menurut Kemkominfo

Kategori Sorotan Media | Diani Hutabarat

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu menjelaskan sekurangnya ada tiga jenis penyebar hoaks di internet. Tipe pertama adalah orang yang polos, tulus, dan apa adanya.

Hal itu disampaikannya dalam Diskusi Publik Institute for Indonesia Local Policy Studies (ILPOS) dengan tema "Menjadi Pemilih Cerdas Melawan Maraknya Hoax dan Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2019" pada Kamis (10/1/2019) di Matraman, Jakarta Pusat.

"Pertama adalah orang yang culun, tulus, orang yang apa adanya. Mereka yang menggunakan internet dipikir semua informasi di internet adalah benar adanya. Orang-orang tua pada umumnya. Mereka polos, mereka ikhlas menyebarkan karena mereka memang cenderung gaptek (gagap teknologi). Mereka cenderung tidak punya kemampuan mengklarifikasi di Google dan seterusnya," kata pria yang akrab disapa Nando itu.

Tipe kedua adalah orang yang tahu bahwa itu hoax namun tetap menyebarkannya karena hoax tersebut sesuai dengan keyakinannya.

Ia menilai, tipe kedua tersebut paling banyak dijumpai di Indonesia.

"Mereka tahu itu hoax, tapi karena mereka tahu hoax itu mendukung keyakinannya, pilihan politiknya, memusuhi lawannya, dikirim juga. Cenderung di Indonesai banyak di situ. Jumlah orang yang tahu itu hoax tapi tetap yang disebarkan itu jumlahnya jauh lebih banyak," kata Nando.

Ketiga adalah orang yang tahu itu hoax tapi tetap disebarkan karena bernilai uang.

"Ada clickbite. Kita tahu bahwa konten Youtube semakin kontroversi semakin banyak diklik. Semakin banyak diklik duit mengalir. Ada ad sense di sana. Ada uang yang mengalir. Ada dollar yang mengalir," kata Nando.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam diskusi karena kekhawatirannya terhadap maraknya hoax menjelang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Umum Legislatif 2019 mendatang.

Sumber berita: www.tribunnews.com (10/02/2019)

Pewarta: Gita Irawan

Berita Terkait

Alibaba Kembangkan Pariwisata Bali, Berbasis Teknologi Internet

DENPASAR - Bali akan mengembangkan pariwisata berbasis teknologi. Hal ini menyusul adanya komitmen Tsinghua South East Asia (SEA) dan Alibab Selengkapnya

Tiga Cara Kementerian Kominfo Tangkal Hoax

JAKARTA - Plt. Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu mengatakan ada tiga cara atau pendekatan untuk menangkal dan mengurangi hoax ya Selengkapnya

Layanan Bolt disetop oleh Kementerian Kominfo

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informasi resmi mengakhiri penggunaan pita frekuensi 2,3 GHz operator modem Bolt, yakni PT Internux dan Selengkapnya

Traveloka akan Jadi Decacron? Ini Reaksi Menkominfo

JAKARTA - Biro perjalanan daring (OTA) Traveloka dikabarkan mengakuisisi tiga perusahaan sejenis, salah satunya Pegipegi dari Indonesia. Men Selengkapnya