FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
09 01-2018

49

Percepat Bahas RPP e-Commerce, Pemerintah Akan Libatkan BI dan OJK

Kategori Berita Kementerian | mth
Perajin menyelesaikan pembuatan dompet di Warunggunung, Lebak, Banten, Minggu (16/12/2018). Kementrian UKM serta Bank Indonesia (BI) mendorong para petani, pelaku bisnis dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di pelosok pedesaan memakai layanan keuangan digital (LKD) bertransaksi dan memasarkan produk mereka secara online dengan memanfaatkan perkembangan e-commerce supaya mampu mengimbangi masuknya e-commerce pihak asing sekaligus untuk mengerem membanjirnya barang impor ke Indonesia.  - (antarafoto)

Jakarta, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Transaksi Perdagangan melalui Sistem Elektronik (TPSE) atau e-Commerce akan tuntas dalam tak lama lagi. Pemerintah juga akan melibatkan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mempercepat penyelesaian RPP itu.

"Mudah-mudahan bulan ini selesai. Tadi saat membahas RPP e-Commerce ada beberapa kesepakatan. Tadi ada beberapa yang besar-besar yang masih belum," katanya usai Rapat Koordinasi Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (SPNBE) di Gedung Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (09/01/2018).

Rakor tersebut menurut Menteri Rudiantara juga membahas  revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 tentang Penyelengaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE), pelaksanaan terkait online single submission (OSS) dan data collection perusahaan e-commerce.

"Satu sama lain saling berkaitan. Ada yang harus diselesaikan nanti, dipimpin Pak Menko (Menko Perekonomian Darmin Nasution)," ungkap Rudiantara. 

Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, pemerintah tengah mendorong percepatan penyelesaiannya. Oleh karena itu, pemerintah menurut Darmin akan berkoordinasi dengan pimpinan BI dan OJK.

"Waktunya sudah enggak banyak lagi. Makanya itu saya akan bicara dengan Gubernur BI dan juga dengan Ketua OJK untuk mencari solusi supaya PP selesai," katanya. 

Dalam rakor yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian itu juga dilakukan reviu pelaksanaan ajang belanja online Singles' Day dan data collection. Acara rapat koordinasi itu juga dihadiri Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto.

Berita Terkait

Peluang E-Commerce di Indonesia Masih Sangat Besar

Presiden Joko Widodo memandang peluang dalam bisnis niaga elektronik atau e-commerce di Indonesia masih sangat besar. Salah satu indikatorny Selengkapnya

Tahun 2019 Pemerintah Siapkan 20 Ribu Beasiswa Talenta Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika merancang Program Digital Talent Scholarship atau beasiswa pelatihan intensif talenta digital bagi ma Selengkapnya

Konektivitas Informasi Jadi Fokus Pemerintah Untuk Tingkatkan Produktivitas

Pembangunan infrastruktur yang merata di bidang telekomunikasi menjadi salah satu bagian fokus kerja pemerintah Indonesia untuk mendukung te Selengkapnya

Terapkan Peta Jalan e-Commerce, Indonesia akan Jadi Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia akan menjadi negara terbesar yang memanfaatkan kemajuan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara. Menteri Komunikasi dan Informati Selengkapnya