FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
11 10-2018

100

Suarakan Inisiatif Pengurangan Angka Rasio Gini dengan Ekonomi Digital

SIARAN PERS NO. 276/HM/KOMINFO/10/2018
Kategori Siaran Pers

Siaran Pers No. 276/HM/KOMINFO/10/2018

Kamis, 11 Oktober 2018

Tentang

Suarakan Inisiatif Pengurangan Angka Rasio Gini dengan Ekonomi Digital 

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan, kementeriannya fokus mempromosikan ekonomi digital untuk menekan kesenjangan ekonomi dan sosial. Menurut Rudiantara, masalah gini ratio, ketimpangan, inefisiensi dan inequality yang dialami seluruh negara di dunia, termasuk Anggota G20, yang sebenarnya tercatat memiliki tingkat perekonomian bagus.

"Indonesia berpendapat dan setelah berdiskusi dengan negara-negara lain, telah tercapai kesepakatan bahwa ekonomi digital akan menurunkan gini ratio," kata Menteri Rudiantara saat menjadi pembicara tungga dalam New Economy Talk: Maximizing Digitalization as Means to Improve Wealth and Income Distribution di Medan Room, BICC, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018).  

Menurut Menteri Rudiantara, beberapa pendekatan ekonomi digital yang dianggap bisa andil menurunkan rasio gini adalah economic sharing, workforce digitalization, dan financial inclusion.

Menteri Rudiantara menjelaskan, pendekatan economic sharing dapat lebih menyentuh masyarakat dengan pendekatan menengah ke bawah dan  UMKM untuk meningkatkan iklim usaha serta pendapatan masyarakat. Masyarakat dapat memanfaatkan platform digital seperti Go Food untuk memasarkan produknya, sehingga tidak lagi menyewa tempat dan mengeluarkan modal banyak.

"Kita bisa memanfaatkan kemajuan digital untuk menutupi kesenjangan ekonomi yang terjadi. Dengan menyediakan proses bisnis yang memadai," jelasnya. 

Menteri Rudiantara menyontohkan Gojek memiliki lebih dari satu juta pengemudi motor. Ketika didirikan kurang dari 10 tahun yang lalu, Gojek hanya memiliki 50 pengemudi yang kendaraannya dimiliki oleh Gojek. Saat ini Gojek tidak memiliki aset. Kendaraan yang digunakan merupakan milik pribadi para pengemudi, bukan milik Gojek. ini yang kita sebut sebagai ekonomi berbagi. 

“Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Indonesia mengenai Gojek membuktikan bahwa mereka yang bergabung dengan Gojek adalah mereka yang tidak memiliki pekerjaan yang datang langsung untuk bergabung menjadi pengemudi Gojek, atau tukang ojek tradisional. Jumlah pendapatannya meningkat hingga sebesar lebih dari 40 persen,” jelas Rudiantara.

Menteri Kominfo menegaskan penelitian itu dilakukan oleh universitas ternama di Indonesia. Khusus menyelidiki bagaimana dunia digital mempengaruhi dunia masyarakat. “Pendapatan pengemudi Gojek meningkat sebesar 44% yaitu sebesar Rp3,3 juta. Data ini menunjukkan keadaan pendapatan masyarakat sebelum menjadi partner Gojek dan setelah menjadi partner. Ini baru pengemudinya saja, belum termasuk seluruh ekosistem,” jelasnya. 

Workforce digitalization merupakan penyediaan lapangan kerja yang berbasis sistem digital. Menteri Rudiantara mencontohkan, Go-Jek yang memanfaatkan kemajuan ekonomi digital untuk membuka lapangan pekerjaan.

"Artinya tersedia lapangan kerja baru melalui pendekatan digitalization. Dari sebagai pekerja ojek konvensional menjadi online. Mereka semua juga pendapatannya menjadi bertambah. Ketiga, kami mendorong inklusi keuangan. Tingkat masyarakat yang tersentuh inklusi keuangan masih di bawah 50 persen. Indonesia memiliki 180 juta orang yang memiliki ponsel namun yang punya rekening di bank, mungkin hanya 100 juta nasabah," kata Menteri Rudiantara.

Menteri Rudiantara menilai, perlu pemanfaatan kanal distribusi sehingga masyarakat dapat menikmati akses layanan non perbankan yang dilayani oleh inklusi keuangan digital guna menurunkan tingkat rasio gini. 

 

Ajak Partisipasi Semua Negara 

Menurut Menteri Rudiantara, Indonesia masih memiliki penurunan signifikan ketimpangan rasio gini yang berbeda dengan kasus di negara-negara G20. Masa pemerintahan awal Presiden Joko Widodo, tutur Menteri Rudiantara, tingkat gini rasio masih 40 persen tahun 2014, kemudian menurun menjadi 39 persen setahun kemudian.

Indonesia mempromosikan IDEA HUB sebagai paltform untuk sharing informasi tentang socio-economically inclusive digital business models (SIDs). Ia mengharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif. 

"Tujuannya memudahkan setiap negara untuk mengadopsi praktik terbaik dan proses bisnis digital untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan. Insiatif apa yang Nantinya, platfrom IDEA HUB ini akan mengumpulkan, mengkurasi, membagikan, dan mempromosikan pengalaman SIDs dari berbagai negara berupa  workforce digitalisasion, sharing economy, dan financial inclusive," jelasnya.

Menurut Menteri Rudiantara inisiatif ini sesuai dengan ageda yang diusung dalam Pertemuan Tahunan AM IMF-WBG 2018.  "Kami memanggil semua negara untuk berpartisipasi dalam the best SID yang bisa diimplementasikan apakah itu financial inclusive, sharing economy atau workforce digitalisasion. Kami sangat mengharapkan dukungan dan feedback yang akan dirangkum dalam IDEA Hub. Kami juga mengharapkan keterlibatan dunia perbankan untuk mendukung inisiatif SID dalam IDEA Hub ini," jelasnya.

Dipandu oleh Partner Kominfo dari PwC, Shaun Ryan, Menteri Kominfo Rudiantara menjadi pembicara tunggal dalam dialog khusus New Economy Talk. Dialog ini merupakan salah satu agenda dari pertemuan AM IMF-WBG 2018 yang membahas ttg ekonomi digital khususnya IDEA-HUB.**

 

Ferdinandus Setu
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Fax : 021-3504024
Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo
website: www.kominfo.go.id

Berita Terkait

Siaran Pers No. 281/HM/KOMINFO/10/2018 tentang Konsultasi Publik RPM Perencanaan Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio pada Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz

Memperhatikan ketentuan Pasal 4 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit, yang Selengkapnya

Siaran Pers No. 280/HM/KOMINFO/10/2018 tentang Penyelenggara Pos yang Mendapat Sanksi Teguran Tertulis Ketiga dan Sanksi Teguran Melalui Website Ketiga

Kementerian Kominfo melakukan publikasi Sanksi Teguran Tertulis ketiga melalui Website terhadap penyelenggara pos (daftar nama terlampir) ya Selengkapnya

Siaran Pers No. 279/HM/KOMINFO/10/2018 Tentang Buka Keran Investasi Lewat NextIcorn Digital Paradise Weekend

Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Konvensi Internasional Next Indonesia Unicorn (NextIcorn): Digital Paradises Weekend. Platf Selengkapnya

Siaran Pers No. 278/HM/KOMINFO/10/2018 Tentang Promosikan Upaya Menutup Kesenjangan dengan Inisiatif Ekonomi Digital

Ajang Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 dimanfaatkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara untuk mempromosikan upaya menutup kesen Selengkapnya