FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    19 09-2018

    2007

    Kemenkominfo Buka Pendidikan Tanpa Gelar

    Kategori Sorotan Media | daon001

    Bandung - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan lima perguruan tinggi negeri menggelar program pendidikan tanpa gelar bertajuk "Digital Talent Scholarship" atau beasiswa pelatihan intensif.

    Ini dilakukan dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia dalam mendukung transformasi digital di Indonesia menuju Industri 4.0 serta peningkatan ekonomi digital.

    Menteri Kominfo, Rudiantara, menjelaskan program beasiswa ini dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian kominfo bekerja sama dengan lima universitas negeri di Indonesia selaku tuan rumah dan penyedia tenaga pengajar.

    Kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia dalam bentuk pelatihan bidang Cyberse-curity dan Cloud Computing. Sementara di Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember untuk bidang Big Data dan Artificial Intelligence. "Sementara di Universitas Padjadjaran ini untuk pelatihan Digital Business," Rudiantara dalam orasinya di-acara Dies Natalis Unpad ke-61 tahun, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/09).

    Dia menjelaskan, program untuk mempersiapkan talenta digital yang menguasai Cybersecu-rity, Cloud Computing, Big Data Analytics, Artificial Intelligence, dan Digital Business ini juga didukung oleh Microsoft Indonesia selaku penerbit sertifikat keahlian sesuai dengan masing-masing tema pelatihan. "Program ini akan dikembangkan untuk menjangkau 20.000 orang di tahun 2019," katanya.

    Tahun ini, beasiswa akan diberikan kepada 1.000 orang yang memenuhi persyaratan dan lolos seleksi online melalui digitalent. kominfo.go.id. Secara umum peserta dipersyaratkan usia maksimal 29 tahun untuk lulusan D3 dan Sl serta SMK Bidang TIK.Adapun untuk ASN/PNS dan pelaku industri dipersyaratkan berusia maksimal 33 tahun. 

    Pendaftaran dibuka Senin, 17 September sampai 5 Oktober 2018. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di laman digitalent kominfo.go. id. Rudiantara juga mengatakan, di era revolusi Industri 4.0, robot, mesin, dan aplikasi digital sudah mulai mengambil alih pekerjaan-pekerjaan manusia yang membutuhkan keterampilan dasar, mekanis, rutin, atau yang memerlukan presisi tinggi. Namun kekhawatiran akan pengangguran akibat pengurangan jumlah lapangan kerja itu sejauh ini belum terbukti.

    sumber berita: Koran Jakarta, Halaman 4 (19/09/2018)

    Berita Terkait

    Kominfo awali Natal dengan aksi sosial

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengawali perayaan Natal tahun ini dengan menggelar aksi sosial, sekaligus untuk mengura Selengkapnya

    Menkominfo: Natal 2020 Tumbuhkan Kepekaan terhadap Sesama

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, perayaan Natal tahun 2020 mengajarkan kasih dan kepekaan terhadap Selengkapnya

    Peran BAKTI Kominfo Mulai Dirasakan Publik

    Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi atau BAKTI Kominfo memikul tanggung jawab memperluas akses internet dan memperkuat infrastru Selengkapnya

    Kominfo raih predikat wilayah bebas korupsi 2020

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mendapat penghargaan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi setelah memenuhi persyaratan yang d Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA