FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
13 09-2018

501

Indonesia Akan Jadi WEF Hub ASEAN Berikutnya

SIARAN PERS NO. 218/HM/KOMINFO/09/2018
Kategori Siaran Pers

Siaran Pers No. 218/HM/KOMINFO/08/2018

Tanggal 13 September 2018

Tentang

Indonesia Akan Jadi WEF Hub ASEAN Berikutnya

 

Hanoi, Vietnam - Indonesia akan menjadi lokasi pertemuan World Economic Forum (WEF) Hub ASEAN berikutnya. Hal itu disampaikan oleh Founder & Executive Chairman of the WEF Klaus Schwab kepada Menteri Koordinator Bidang Kemartiman Luhut Panjaitan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam pertemuan yang berlangsung di sela WEF ASEAN, di Hanoi, Vietnam, Kamis (13/09/2018).

"Semua menteri Indonesia aktif mempromosikan daya tarik ekonomi, pemerintahan yang terbuka dan manju serta potensi Indonesia yang lain. Akhirnya Profesor Klaus memutuskan untuk memilih Indonesia sebagai WEF Hub di ASEAN selanjutnya," jelas Menteri Kominfo Rudiantara usai pertemuan.

Pengakuan positif itu tentu menggembirakan bagi Indonesia. "WEF akan mempersiapkan pengumuman resmi ini segera. Sementara tim teknis WEF dibentuk, tim ini akan segera dikerahkan untuk bekerja dengan rekan-rekan Indonesia yang dipimpin oleh Bpk Menko Luhut Panjaitan," jelas Rudiantara.

Menurut Menteri Kominfo dalam multi-ministrial meeting itu Klaus memberikan pengakuan kepada Indonesia dalam WEF ASEAN sebagai negara yang dinamis dan menunjukkan perkembangan dalam pembangunan ekonomi digital.  "DIbuktikan dengan adanya 4 unicorn Indonesia dari 7 unicorn di ASEAN," kata Rudiantara.

Bahkan Klaus Schwab mengakui kontribusi Indonesia dalam pertemuan WEF ASEAN. "Profesor Klaus memuji pidato Presiden Joko Widodo yang mengambil analogi Avengers. Ia menyebut hal itu menunjukkan pribadi yang menarik dari Presiden," ungkapnya.  

Dalam pertemuan yang membahas beragam aspek ekonomi dan sosial, termasuk posisi Indonesia untuk pertemuan WEF selanjutnya.  Atas nama WEF, Klaus mengharapkan kehadiran Presiden Joko Widodo dalam pertemuan WEF di Davos, Philipina. 

"Profesor Klaus mengharapkan Presiden Jokowi hadir dalam pertemuan di Davos pada Januari tahun depan. Ini membuktikan WEF memberikan posisi yang bagus diantara negara-negara anggota ASEAN," ungkap Rudiatara.

Ferdinandus Setu
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Fax : 021-350402
Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo

Berita Terkait

Siaran Pers No. 14/HM/KOMINFO/01/2019 tentang Menkominfo dan Menkeu Akan Uji Coba Jaringan Palapa Ring Tengah untuk Layanan Pajak dan Kesehatan

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Sa Selengkapnya

Siaran Pers No. 13/HM/KOMINFO/01/2019 tentang Bukukan Pendapatan Rp2,9 T, BAKTI Jadi BLU Terbesar Kedua

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tercatat sebagai Badan Layanan Umum (BLU) dengan pendapatan terbesar kedua pada tah Selengkapnya

Siaran Pers No. 12/HM/KOMINFO/01/2019 Tentang Pembatasan Hak Akses Rekaman Telekomunikasi Wujud Pengakuan dan Perlindungan Hak Pribadi

Pemerintah menyatakan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi telah memberikan pengakuan dan perlindungan atas hak pribadi. Selengkapnya

Siaran Pers No. 11/HM/KOMINFO/01/2019 tentang Klarifikasi Atas Hoaks Permainan Elektronik Mengandung Kekerasan

Awal tahun ini beredar hoaks dalam bentuk infografis dengan memuat logo Kementerian Komunikasi dan Informatika. Infografis itu memuat inform Selengkapnya