FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
08 04-2018

658

Presiden: Jika Bisa Tetap Bersatu, Bangsa Kita Akan Tetap Berdiri Kokoh

Kategori Berita Pemerintahan | mth

Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo menyampaikan keyakinannya bahwa bangsa Indonesia akan tetap berdiri kokoh sampai berwindu-windu lamanya, kalau semua anak bangsa, kalau semua anak bangsa apakah dia muslim, apakah dia Kristen, apakah dia Hindu, apakah dia Budha, apakah dia Khonghucu, bisa tetap bersatu.

“Bersatu menghadapi kebodohan, bersatu menghadapi kemiskinan, bersatu menghadapi keterbelakangan, bersatu untuk menjadikan negara yang kita cintai bersama ini menjadi negara maju, negara pemenang, negara yang berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa,” kata Presiden saat memberikan sambutan pada Dharma Santi Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (07/04/2018) pagi.

Kepala Negara mengingatkan, mengingatkan, bahwa bangsa Indonesia dianugrahi oleh Tuhan hidup sebagai bangsa yang majemuk, bangsa yang beragam, bangsa yang berbeda-beda.

“Kita memiliki 714 suku yang mendiami lebih dari 17.000 pulau dengan agama yang berbeda-beda. Kita juga mempunyai bahasa daerah lebih dari 1.100 yang beragam, berbeda, serta ekspresi seni budaya yang beraneka warna,” ujar Kepala Negara.

Perbedaan latar belakang agama, latar belakang suku, latar belakang budaya, tegas Presiden, bukanlah penghalang bagi kita untuk bersatu dan bukanlah penghalang bagi kita untuk hidup rukun dalam keharmonisan.

“Perbedaan juga bukan penghalang untuk hidup saling menghormati, saling membantu, saling tolong-menolong, dan membangun solidaritas sosial yang kokoh,” ujar Kepala Negara.

Semua perbedaan itu, lanjut Kepala Negara, tidak harus diseragamkan, tidak juga harus ditiadakan. Semua perbedaan dan keragaman itu justru harus diikat oleh persaudaraan sejati, diikat oleh kebersamaan, diikat oleh kesadaran yang kuat bahwa kita adalah saudara sebangsa dan se-Tanah Air.

Saat menghadiri acara tersebut Presiden Jokowi juga didampingi oleh Menko Polhukam Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah AAGN Puspayoga, Kepala Staf Kepresidan Moeldoko, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Sumber

Berita Terkait

Desa Tertinggal Berkurang 6.518, Desa Mandiri Tambah 2.665

Berdasarkan hasil pendataan Potensi Desa (Podes) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh wilayah Indonesia pada bulan Mei Selengkapnya

Presiden: Guru adalah Pembangkit Inspirasi

Di sela kunjungan ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat Hari Guru kepada seluruh guru, dari Saba Selengkapnya

DNI 2018 Tetap Berpihak pada UMKM dan Koperasi

Pemerintah baru saja mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) XVI hari Jumat (16/11) pekan lalu. Salah satu kebijakan dalam PKE XVI terseb Selengkapnya

Gunakan Agama Untuk Bangun Saling Paham dan Hindari Konflik

Masyarakat Indonesia harus mengambil pelajaran dari berbagai konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia yang bisa berdampak memecah bela Selengkapnya