FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    26 02-2018

    1520

    Jelang Batas Akhir, Dirjen PPI Jelaskan Mekanisme Pemblokiran Bertahap

    Kategori Berita Kementerian | Viska
    Dirjen PPI Kemkominfo Ahmad M. Ramli menjelaskan mekanisme pemblokiran bretahap Program Registrasi Kartu Prabayar di depan para mahasiswa ITB, Senin, (26/02/2018) - (VE)

    Bandung, Kominfo – Menjelang batas akhir Program Registrasi Ulang Kartu Prabayar, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli kembali mengingatkan masyarakat untuk segera mendaftarkan ulang kartu prabayarnya agar terhindar dari pemblokiran bertahap.

    “Registasi ini untuk keamanan dan kenyamanan kita bersama. 28 Februari besok dimulainya hitung mundur pemblokiran secara bertahap. Mulai 28 februari itu dihitung, jika selama 30 hari tidak melakukan registrasi, maka akan diblokir outgoing call dan sms. Lalu 15 hari setelahnya, jikas masih belum melakukan registrasi, akan dilakukan pemblokiran incoming call dan sms. Jika sampai 15 hari setelahnya juga belum registrasi, maka paket data internet dan seluruh layanan akan diblokir,” jelas Dirjen Ramli dalam Seminar Nasional Identitas Cerdas dan Peningkatan Akses Telekomunikasi untuk Ekonomi Digital "Awareness Registrasi Nomor HP" di Aula Timur Institut Teknologi Bandung, Senin (26/02/2018).

    Hal itu dipertegas Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Merza Fachys. “Yang belum melakukan validasi sehingga data yang terekam masih data abal-abal, akan diberikan peringatan. Namun walaupun sms keluar diblokir, layanan sms ke 4444 masih dibuka. Jadi manfaatkan waktu 30 hari ini untuk mendaftar,” tegas Merza.

    Merza berharap tidak ada pelanggan yang terkena pemblokiran total. “Jika sampai terakhir belum juga, mohon maaf nomornya akan dimatikan. Mudah-mudahan tidak ada yang sampai ke tahap ini,” tuturnya.

    Sediakan Booth Konsultasi Registrasi

    Dalam seminar tersebut, Kementerian Kominfo membuka layanan konsultasi bagi masyarakat yang masih kesulitan dalam melakukan registrasi ulang kartu prabayar. Reni Christine, mahasiswi ITB jurusan Teknik Informatika yang hadir dalam seminar tersebut turut menyampaikan apresiasinya. “Seminarnya informatif banget ya. Program registrasi ini juga perlu, biar makin tertata pendataan Indonesia,” jelas Reni.

    Seminar ini merupakan kerja sama antara Kemkominfo dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri serta Institut Teknologi Bandung. Turut hadir sebagai narasumber Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan Ditjen Dukcapil, David Yama, dan Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Institut Teknologi Bandung, Prof. Suhono H. Supangkat. (VY)

    Berita Terkait

    Hadiri Wisuda STMM, Dirjen IKP Imbau Lulusan Ingat Orangtua

    Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Widodo Muktiyo mengimbau ulusan Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) untu Selengkapnya

    Setelah Palapa Ring, Lalu Apa Rencana Pemerintah?

    Proyek Palapa Ring telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (14/10/2019) lalu di Istana Negara. Kemudian muncul pertanyaan sela Selengkapnya

    Kominfo Terima Piagam WTP, Menkeu: Jadikan Masukan Perencanaan

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mendapat menghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam laporan keuangan kementerian dan lembaga. P Selengkapnya

    Gandeng Warganet, Kominfo Promosikan Pameran KriyaNusa 2019

    Guna mempromosikan gelaran Pameran KriyaNusa 2019 yang akan berlangsung pada tanggal 11-15 September 2019 di Balai Kartini Jakarta, Kementer Selengkapnya