FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
26 02-2018

648

Presiden Sebut Pelaporan SPT Pajak Online Mudahkan Wajib Pajak

Kategori Berita Pemerintahan | mth

Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2017 secara elektronik di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/02/2018) pagi ini.

"Hari ini saya melaporkan SPT tahunan pajak melalui e-filling. Dan saya sudah mendapatkan bukti penerimaan elektroniknya," ujar Presiden.

Menurut Presiden, penyampaian SPT secara elektronik memberikan kemudahan kepada para pembayar pajak untuk melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya.

"Caranya mudah, tidak perlu ke kantor pajak, bisa di mana saja, kapan saja. Nggak pagi, nggak siang, nggak malam, bisa semuanya," ungkapnya.

Oleh karena itu, Presiden mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut serta melaporkan SPT-nya masing-masing hingga batas waktu yang telah ditentukan.

"Ayo segera laporkan SPT Tahunan Pajak. Ditunggu sampai 31 Maret 2018," ucap Presiden.

Saat melakukan pengisian SPT PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2017, Presiden didampingi oleh Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan dan Kepala KPP Pratama Surakarta Eko Budi Setyono.


Sumber: Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin

Berita Terkait

Presiden Setujui Usulan Penetapan 9 November sebagai Hari Wayang Nasional

Presiden Joko Widodo menyetujui usulan seniman dan budayawan yang hadir dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/12) sore. Per Selengkapnya

Presiden Dorong Wapres Amerika dan ASEAN Atasi Krisis Rakhine State

Presiden Joko Widodo mendorong Amerika Serikat memberikan dukungan untuk AHA Centre, khususnya dalam penanganan Rakhine State. Selengkapnya

Presiden Pimpin Peringatan Hari Pahlawan di TMP Cikutra, Bandung

Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung, Sabtu (10/11/2018). Upacara y Selengkapnya

Presiden Ajak Para Santri Pelihara Kerukunan dan Persatuan

Sebagai sebuah bangsa, Indonesia dianugerahi Allah beragam perbedaan, mulai dari perbedaan suku, agama, adat, tradisi, hingga bahasa daerah. Selengkapnya