FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
26 02-2018

621

Presiden Buka Festival Sholawat Nusantara Piala Presiden

Kategori Berita Pemerintahan | ivon001
Presiden Joko Widodo membuka festival sholawat nusantara piala presiden di Sentul International Convention Center (SICC), Babakan Madang, Cipambuan, Bogor, Sabtu (24/02/2018). - (Rusman - Biro Sekretariat Presiden)

Bogor, Kominfo - Presiden Joko Widodo membuka acara Festival Shalawat Nusantara piala presiden di Sentul International Convention Center, Bogor. Pada kesempatan tersebut, Jokowi meminta agar salawat bisa menjadi perekat bagi persaudaraan, persatuan dan kerukunan bangsa.

"Dengan shalawat marilah kita bersama-sama merekatkan persaudaraan, persatuan dan kerukunan di antara kita. Marilah kita memulai dengan hal yang baik-baik, jangan lagi kita berburuk sangka, saling menjelek-jelekan saudara kita, mencemooh, berprasangka buruk satu sama lain, saling mencela dan memfitnah di antara kita. Setuju ngga?" katanya, saat
membuka Festival Sholawat Nusantara Piala Presiden, Sabtu (24/02/2018) malam.
 

Presiden mengajak para santri yang hadir untuk berprasangka baik, berpikir positif, saling menghormati, saling menghargai, menjunjung nilai-nilai agama, etika dan budi pekerti. "Marilah kita bersama-sama menjaga kedamaian, ketenangan karena tahun ini ada pemilihan gubernur, bupati, walikota di 171 daerah," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan jangan sampai bangsa ini retak dengan adanya pilihan yang berbeda-beda dalam pilkada serentak nanti. "Silakan dipilih pemimpin-pemimpin yang paling baik. Berbeda pilihan boleh-boleh saja, silakan. Tetapi setelah itu, marilah kita rukun, bersaudara dan bersatu kembali. Marilah kita terus menjalin persaudaraan kita," ucapnya.

Hadir pada kesempatan tersebut antara lain, Inisiator Festival Sholawat Nusantara Nusron Wahid, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua MUI Ma'ruf Amin, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
 

Kepala Negara pun menyambut gembira penyelenggaraan festival salawat yang digelar secara nasional dan diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat di Tanah Air. Mulai dari kelompok pengajian, kalangan pondok pesantren, mahasiswa, pelajar, serta elemen masyarakat lainnya.

"Salawat yang kita lantunkan dan kita gemakan bersama-sama merupakan bentuk kecintaan kita kepada Nabi, merupakan bentuk takzim kita kepada Nabi, dan rasa hormat yang amat dalam kepada Nabi, kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW," ujar Presiden dalam sambutannya.
Presiden Buka Festival Sholawat Nusantara Piala Presiden di sentul
 
Melalui festival tersebut, Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia khususnya umat Islam untuk mulai membiasakan diri melakukan hal-hal yang baik, berpikir positif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budi pekerti.

"Jangan lagi kita berburuk sangka terhadap saudara-saudara kita. Jangan lagi kita saling menjelek-jelekkan antar saudara-saudara kita. Jangan lagi kita saling mencemooh diantara kita sebagai bangsa. Jangan lagi kita berprasangka buruk (suudzon) satu sama lain. Jangan lagi kita saling mencela dan saling memfitnah diantara kita," kata Presiden.
 

Apalagi menjelang pesta demokrasi yang akan berlangsung di Tanah Air dalam waktu dekat, Presiden tak lupa mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian dan ketenangan.

"Kita harus ingat, jangan sampai karena pilihan gubernur, pilihan bupati, dan karena pilihan wali kota kita menjadi retak, kita menjadi lupa kalau kita ini bersaudara, saudara sebangsa se-Tanah Air," ungkapnya. 

Terakhir, Presiden juga menitipkan pesan kepada para masyarakat yang hadir untuk bersama-sama dengan pemerintah menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah basariah.

"Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semuanya. Semoga Indonesia senantiasa rukun dan bersatu. Semoga rakyat Indonesia khususnya umat Islam semakin sejahtera. Amin," ucap Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara ini adalah Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amin, Habib Luthfi bin Yahya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
 
Presiden Buka Festival Sholawat Nusantara Piala Presiden di sentul bogor
 

Sumber:
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin

Berita Terkait

Pimpinan Bank Sentral Bahas Keamanan Siber Sektor Perbankan

Pimpinan bank sentral dari berbagai penjuru dunia secara bersama-sama menghasilkan tiga kesimpulan tentang keamanan siber di acara Central B Selengkapnya

Jenguk Korban, Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi

Presiden Joko Widodo tiba di Kota Palu, Sulawesi Tengah, sekira pukul 10.15 WITA, Rabu (03/10/2018). Kedatangan Presiden ke Kota Palu ini me Selengkapnya

Presiden Siagakan Jajaran Pemerintah Tangani Gempa Sulawesi Tengah

Presiden Joko Widodo menegaskan, dirinya memantau dan menyiagakan seluruh jajaran pemerintah terkait untuk menghadapi segala kemungkinan set Selengkapnya

Presiden Bangga Teknologi Anak Bangsa Diterima Negara Lain

Presiden Joko Widodo menyampaikan menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan kolaborasi yang telah dilakukan Go-Jek di Vietnam. Bahkan Pr Selengkapnya