FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
13 02-2018

331

Presiden Tegaskan 2019 Pemerintah Fokus Pada Pembangunan SDM

Kategori Berita Pemerintahan | ivon001
Kepada jajarannya, Kepala Negara mengingatkan bahwa mulai tahun 2019 mendatang, pemerintah harus mulai memberikan fokus perhatian kepada pembangunan sumber daya manusia. - (Biro Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menggelar sidang kabinet paripurna bersama seluruh jajarannya di Istana Negara, Jakarta. Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah tahun 2019 merupakan bahasan utama pada rapat kali ini.
 

Kepada jajarannya, Kepala Negara mengingatkan bahwa mulai tahun 2019 mendatang, pemerintah harus mulai memberikan fokus perhatian kepada pembangunan sumber daya manusia.

"Tahapan kedua setelah pembangunan infrastruktur di kerja besar kita adalah pembangunan sumber daya manusia. Kementerian-kementerian harus mulai merancang apa yang akan dikerjakan dalam kerja besar pembangunan sumber daya manusia," ucapnya pada Senin, 12 Februari 2018.

Dalam kaitannya dengan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin meningkat dari sebelumnya 5,06% pada triwulan ketiga 2017 menjadi 5,19% di triwulan keempat, Presiden juga berharap agar kinerja dan momentum ini untuk dapat terus dipertahankan.

Demikian halnya dengan konsumsi rumah tangga yang diharapkan semakin membaik seiring dengan implementasi program padat karya tunai yang telah digulirkan di sejumlah daerah.

"Untuk hal ini, saya telah melihat kemarin beberapa titik oleh kementerian PU, satu titik oleh kementerian Desa, dan saya belum lihat kementerian lain. Program padat karya dari kementerian yang lain agar disampaikan untuk bisa dilihat," tuturnya.

Lebih lanjut, Presiden kembali menyampaikan kepada jajarannya bahwa kunci untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi agar dapat lebih meningkat ialah meningkatkan investasi dan ekspor. Untuk itu, jajaran pemerintah diminta untuk tetap berupaya memperbaiki iklim kemudahan berusaha dan investasi dari pusat hingga ke daerah.

"Kita sedang adu kecepatan dengan negara lain yang juga melakukan langkah-langkah yang hampir sama seperti kita. Kalau kita terlambat, kita tertinggal dan investasi akan beralih ke negara-negara lain yang menawarkan iklim yang lebih baik. Padahal kita butuh tambahan lapangan pekerjaan yang baru untuk mengatasi pengangguran," ucapnya.

Selain itu, Presiden menyampaikan bahwa ekspor memiliki kontribusi 20,37% dari PDB. Oleh karenanya, untuk meningkatkan ekspor, Kepala Negara menginstruksikan jajaran terkait untuk menghasilkan langkah-langkah terobosan. Salah satunya ialah dengan mempercepat penyelesaian hambatan-hambatan yang dialami oleh para eksportir. 

"Kita juga harus mulai melibatkan pelaku usaha dan BUMN untuk menggarap pasar-pasar ekspor nontradisional. Para duta besar, konjen, konsul, dan atase perdagangan juga harus memperkuat diplomasi ekonomi dan intelijen ekonomi kita agar mereka menjadi ujung tombak promosi, ruang promosi, dan jeli melihat peluang ekspor," sambungnya.

Sebagai arahannya yang terakhir, Presiden Joko Widodo memperingatkan agar proyek-proyek strategis nasional yang belum selesai pada tahun 2017 lalu untuk dapat diselesaikan dengan segera. Adapun untuk sejumlah proyek strategis nasional yang akan dimulai pada 2018 ini, ia meminta agar jajarannya dapat memberikan kepastian eksekusinya di lapangan.

"Untuk itu saya minta Menko Perekonomian mengevaluasi lagi program-program atau proyek yang bisa dieksekusi dan mana yang memang tidak mungkin dilaksanakan. Ini harus diputuskan cepat," kata Presiden.

Sumber:
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden
Bey Machmudin
Presiden Tegaskan 2019 Pemerintah Fokus Pada Pembangunan SDM (4)
Presiden Tegaskan 2019 Pemerintah Fokus Pada Pembangunan SDM (3)
Presiden Tegaskan 2019 Pemerintah Fokus Pada Pembangunan SDM (2)
Presiden Tegaskan 2019 Pemerintah Fokus Pada Pembangunan SDM (1),

Berita Terkait

Kemenko PMK Inisiasi Peta Jalan Pembangunan SDM

Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menginisiasi penyusunan peta jalan atau road map pembangunan sumber daya m Selengkapnya

Presiden Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf di Sumbar

Presiden Joko Widodo menyerahkan 18 sertifikat tanah untuk rumah ibadah di Masjid Raya Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018). Pemberian sertifika Selengkapnya

Kemenpar Tetapkan Top Five Pasar Utama Wisman

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan Tiongkok, Eropa, Australia, Singapura, dan India sebagai Top Five (5) pasar utama wisatawan man Selengkapnya

Presiden Tinjau Pelaksanaan Proyek Padat Karya Tunai Tanah Datar

Di bawah guyuran hujan lebat, Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan padat karya tunai di Daerah Irigasi Pincuran Tujuh, Nagari Limo Kaum Selengkapnya