FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
10 02-2018

598

Luncurkan HBT, Rudiantara Apresiasi Unsur Masyarakat yang Perangi Hoax

SIARAN PERS NO. 40/HM/KOMINFO/02/2018
Kategori Siaran Pers
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meluncurkan aplikasi Hoax Buster Tools (HBT) bersama dengan Ketua Mafindo Septiadji Eko Nugroho, Kombes Pol Kurniadi Direktur Dit Tipidsiber Mabes POLRI di Kampung Wisata Ngaran 2 Borobudur, Magelang, Jawa Tengah Sabtu (10/2/2018) sore.

SIARAN PERS NO. 40/HM/KOMINFO/02/2018
Tanggal 10 Februari 2018
Tentang
Luncurkan HBT, Rudiantara Apresiasi Unsur Masyarakat yang Perangi Hoax
Magelang - Aplikasi yang berfungsi menjadi penyaring informasi yang faktual atau diragukan kebenarannya berhasil diciptakan oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), salah satu kelompok masyarakat yang concern terhadap teknologi digital. Aplikasi tersebut dinamakan HBT (Hoax Buster Tools) yang diharapkan dapat berperan menekan maraknya penyebaran informasi hoax atau tidak jelas kebenarannya.
Menanggapi inovasi teknologi dari Mafindo tersebut, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan apresiasinya. Rudiantara berharap, Mafindo dan kalangan masyarakat lainnya terus peduli terhadap perbaikan kualitas bangsa dalam penggunaan internet dan merespon perkembangan teknologi digital.
“Teman-teman semua, saya apresiasi apa yang dilakukan Mafindo dan lainnya dalam memerangi hoax. Ke depannya kita harus lebih semangat memerangi lagi,” ujar Rudiantara, di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (10/02/2018) saat menghadiri Rakernas Mafindo sekaligus Deklarasi Indonesia Anti Hoax.
Sedangkan salah seorang pendiri Mafindo, Harry Sufehmi, menuturkan, HBT seperti bentuk mesin pencari dengan cukup memasukan konten yang ingin dipastikan kebenarannya ke dalam aplikasi tersebut.
“Aplikasi HBT untuk mengecek status konten berita, foto, video maupun akun di media sosial apakah benar atau hoax,” ucap Harry.
Kendati demikian, kata Harry, aplikasi HBT masih dalam basis domestik dan hanya dapat digunakan pada smartphone android. Harry mengungkapkan, aplikasi HBT akan terus dikembangkan secara sempurna agar memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat dalam menekan konten tidak jelas kebenarannya.
BIRO HUMAS
KEMENTERIAN KOMINFO

Berita Terkait

Siaran Pers No.92/HM/KOMINFO/04/2018 Tentang Kominfo Minta Penjelasan dan Dokumen Atas Penyalahgunaan Data

Kementerian Kominfo melalui Direktur Jenderal Aplikasi Informatika pada hari ini Kamis ,19 April 2018 kembali mengirimkan surat kepada Faceb Selengkapnya

Siaran Pers No.91/HM/KOMINFO/04/2018 Tentang Penyelenggara Pos Yang Mendapat Sanksi Teguran Tertulis Ketiga dan Sanksi Teguran Melalui Website Ketiga

Berdasarkan ketentuan pasal 38 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 tenta Selengkapnya

Siaran Pers No. 90/HM/KOMINFO/04/2018 Tentang Keberhasilan Penataan Ulang (Refarming) Pita Frekuensi Seluler 2.1 GHz di Seluruh Indonesia

Pelaksanaan penataan ulang (refarming) pita frekuensi radio 2.1 GHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler secara nasiona Selengkapnya

Siaran Pers No. 89/HM/KOMINFO/04/2018 tentang Apresiasi Jawaban Facebook, Kominfo Minta Penjelasan Lanjutan

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengapresiasi respons Facebook atas surat peringatan yang diberikan dan keinginan untuk membantu seca Selengkapnya