FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
26 01-2018

882

Presiden Ingin Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dengan Sri Lanka

Kategori Berita Pemerintahan | patr001

Colombo, Kominfo - Di sela-sela kunjungan kenegaraan ke Sri Lanka pada Rabu (24/01/2018), Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Pemimpin Oposisi Parlemen Sri Lanka Rajavarothiam Sampanthan di Hotel Hilton Colombo, Sri Lanka.

Presiden pun menyambut baik kunjungan yang dilakukan dalam rangka mendorong kerja sama yang konkret serta menguntungkan bagi kedua negara. Apalagi hubungan diplomatik Indonesia dan Sri Lanka telah terjalin dengan baik selama lebih dari enam dekade.

"Dalam kunjungan saya ke Sri Lanka ini, saya ingin mendorong penguatan kerja sama di berbagai bidang, khususnya di bidang ekonomi," ujar Presiden.

Salah satunya dengan pembentukan Free Trade Agreement serta pembangunan kerja sama kapasitas. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo berharap Indonesia dapat diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Sri Lanka.

"Saya mengharapkan dukungan parlemen Sri Lanka dalam penguatan hubungan Indonesia-Sri Lanka, termasuk melalui peningkatan kerja sama yang erat antar parlemen," ungkapnya.

Selain itu, Presiden juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk bertukar pengalaman dengan Sri Lanka terkait nation-building. Mengingat komitmen kuat nation-building Sri Lanka pasca penyelesaian konflik tahun 2019.

"Seperti di Sri Lanka, proses nation building juga terus menerus diperkuat di Indonesia yang memiliki kemajemukan dengan Pancasila sebagai landasan filosofis bangsa," ucap Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Duta Besar Indonesia untuk Sri Lanka I Gusti Ngurah Ardiyasa.

 

Colombo, 24 Januari 2018

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

 

Bey Machmudin

Berita Terkait

Presiden Ingin Perbanyak Usaha Rintisan Rambah Pasar Global

Presiden Joko Widodo menginginkan Indonesia memperbanyak usaha rintisan kecil-kecil (startup) yang bisa merambat pasar global. Ia menilai, b Selengkapnya

Bangun Infrastruktur Bukan Hanya Urusan Ekonomi, Tapi Juga Persatuan Bangsa

Pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Nusantara dilakukan dengan harapan agar keterhubungan antarwilayah menjadi lebih me Selengkapnya

Menko Perekonomian Tegaskan Ekonomi Indonesia Tumbuh Berkualitas

Kondisi makroekonomi Indonesia aman terkendali di tengah ketidakpastian ekonomi global. Capaian ini tergambar dalam sejumlah indikator makro Selengkapnya

Presiden Putuskan UMKM Dikeluarkan dari Relaksasi DNI

Presiden Joko Widodo menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dinilainya telah memberikan kont Selengkapnya