FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
10 01-2018

89

KLHK Bersama Koalisi Lestari Hutanku Tanam 10.000 Mangrove di 10 Kota

Kategori Berita Pemerintahan | Viska
Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung KLHK, Hilman Nugroho dalam jumpa pers Selasa (09/01/2018)

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Koalisi Lestari Hutanku (KLH) yang diketuai oleh Seto Mulyadi (Kak Seto), dan Aktris Jefri Nichol akan menyelenggarakan penanaman mangrove/bakau serentak di 10 kota di Indonesia. Launching penanaman mangrove tersebut akan dilaksanakan pada hari Minggu pagi, 14 Januari 2018 di Taman Wisata Alam Angke Kapuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta.

Selain di Jakarta, penanaman serentak juga dilaksanakan di 9 kota lainnya, yaitu Banda Aceh, Medan, Padang, Lampung Timur, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makasar, dengan total yang ditanam 10.000 batang mangrove.

Direncanakan launching penanaman tersebut akan dihadiri Menteri LHK Siti Nurbaya, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Kak Seto, Jefri Nichol, Miss Earth 2017 dan anak-anak SDN Kenari 07 Salemba. Juga ikut serta Komunitas Panti Asuhan dari Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) DKI Jakarta dan 850 fans anggota Jefri Nichol FansClub (JNFC) Jabodetabek. Dengan jumlah mangrove yang akan ditanam sekitar 1.000 batang.

Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung, KLHK Hilman Nugroho, dalam jumpa pers pada Selasa (09/01/2018), menjelaskan bahwa penanaman ini diprakarsai KLHK bersama KLH dan sekaligus sebagai dukungan Gerakan Tanam 25 Pohon Seumur Hidup.

Dijelaskan Hilman, tanaman mangrove memiliki banyak sekali manfaat. Yaitu, sebagai penyerap polutan, pencegah intrusi air laut, penelitian dan pendidikan, penyimpan karbon, wisata alam, tempat pemijahan aneka biota laut, pelindung garis pantai dari abrasi dan tsunami, penyedia HHK dan HHBK, serta tempat berlindung dan berkembang biaknya berbagai jenis fauna ekosistem payau. (*)

Sumber: PPID KLHK

Berita Terkait

comments powered by Disqus