FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
10 01-2018

128

Pelantikan Promosi dan Mutasi Jabatan di Lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika

SIARAN PERS NO.05/HM/KOMINFO/01/2018
Kategori Siaran Pers
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat membacakan Sumpah Jabatan kepada PNS yang diangkat ke dalam Jabatan Tinggi Pratama di Lingkungan Ditjen SDPPI pada hari Rabu pagi (10/1/2018) di Ruang Anantakupa Kementerian Kominfo.

Siaran Pers No.05/HM/KOMINFO/01/2018
Tanggal 10 Januari 2018
Tentang
Pelantikan Promosi dan Mutasi Jabatan di Lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika

 

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara baru saja melantik promosi dan mutasi jabatan di lingkungan  Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) pada hari Rabu pagi (10/1/2018) di Ruang Anantakupa Kementerian Kominfo. Dengan dilantiknya 2 pejabat baru Eselon II, Menteri Kominfo Rudiantara berharap tambahnya kekreatifitasan pegawai lingkungan Ditjen SDPPI dalam menghadapi teknologi kedepannya.

“Tolong carikan sebanyak-banyaknya alokasi frekuensi yang baru. Jangan berpikir normatif. Jangan hanya menunggu habisnya izin pita misalkan, atau izin Stasiun Radio. Kreatif, bagaimana cari cara,” ujar Rudiantara saat memberikan sambutannya pada pelantikan promosi dan mutasi jabatan di lingkungan SDPPI pada hari Rabu pagi (10/1/2018) di Ruang Anantakupa .

Selain memberikan ucapan selamat kepada penerima promosi dan mutasi jabatan, Menteri Rudiantara kembali berpesan agar Kementerian Kominfo dapat terus memberikan kemudahan layanan seperti perizinan. Tak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa mereka tidak perlu khawatir dengan biaya yang dikeluarkan apabila manfaat yang didapatkan bisa lebih banyak. Selain  meningkatkan efisiensi, Menteri Rudiantara menginginkan jajarannya agar dapat mempermudah masyarakat berbisnis.

“Selama manfaatnya lebih besar daripada biayanya, do it! Permudah semua layanan, kalau tidak perlu izin, tidak usah bikin izin,” imbaunya.

Pelantikan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Kominfo no. 46 dan no. 47 tahun 2018 tentang pengangkatan PNS ke dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Berikut adalah lampirannya:

 

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

NOMOR 46 TAHUN 2018

TENTANG

PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL KE DALAM JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA

No

Nama Pejabat

Jabatan Lama

Jabatan Baru

1

DR.IR. DENNY SETIAWAN ST.MT.IPM

KEPALA SUBDIREKTORAT

PENATAAN ALOKASI SPEKTRUM DINAS TETAP DAN BERGERAK DARAT

DIREKTUR PENATAAN SUMBER DAYA, DITJEN SDPPI

2

IR MOCHAMAD HADIYANA M.ENG

KEPALA SUBDIREKTORAT KUALITAS LAYANAN DAN HARMONISASI

STANDAR PERANGKAT

DIREKTUR STANDARDISASI

PERANGKAT POS DAN

INFORMATIKA, DITJEN SDPPI

 

Lampiran Surat Keputusan Menteri no. 47 Tahun 2018 tentang  pengangkatan PNS ke dalam jabatan Administrator dan Pengawas  dapat diunduh di sini.

 

BIRO HUMAS

 

KEMENTERIAN KOMINFO

Berita Terkait

Siaran Pers No.11/HM/KOMINFO/01/2018 tentang Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri mengenai Kegiatan Amatir Radio dan Komunikasi Radio Antar Penduduk

Kementerian Kominfo melakukan konsultasi publik Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika tentang Kegiatan Amatir Radio dan Ko Selengkapnya

Siaran Pers No. 10/HM/KOMINFO/01/2018 tentang Keputusan Menteri Kominfo No. 73 Tahun 2018

Sehubungan dengan telah ditetapkan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 73 Tahun 2018 tentang Pencabutan Keputusan Menteri Par Selengkapnya

Siaran Pers No. 09/HM/KOMINFO/01/2018 tentang Konsultasi Publik RPM Persyaratan Teknis Alat dan Perangkat Telekomunikasi Wireless Local Area Network

Persyaratan teknis alat dan perangkat telekomunikasi wireless local area network yang diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informat Selengkapnya

Siaran Pers No.08/HM/KOMINFO/01/2018 tentang Penanganan Konten yang Melanggar Nilai dan Norma Sosial Budaya

Kementerian Kominfo terus menerus aktif melakukan penanganan konten negatif di Internet, termasuk kegiatan yang melanggar juga yang memberik Selengkapnya

comments powered by Disqus