FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
08 11-2017

1275

Kemajuan Penanganan Gambar Bergerak GIF yang mengandung Unsur Asusila

SIARAN PERS NO. 220/HM/KOMINFO/11/2017
Kategori Siaran Pers
Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan (Semmy) mengadakan konferensi pers berkenaan dengan kemajuan penanganan gambar bergerak GIF yang mengandung unsur asusila pada hari Rabu (8/11/2017) di Ruang Ukir, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Siaran Pers No. 220/HM/KOMINFO/11/2017
Tanggal 8 November 2017
Tentang
Kemajuan Penanganan Konten Asusila Berformat GIF 


 

Jakarta – Pada hari Rabu (8/11/2017) pukul 13.00 di Kementerian Kominfo, Jakarta, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan (Semmy) mengadakan konferensi pers berkenaan dengan kemajuan penanganan gambar bergerak GIF yang mengandung unsur asusila. Semmy menyampaikan bahwa penyedia aplikasi Whatsapp telah berkomunikasi dengan tim aduan konten dan menghasilkan respon bahwa pihaknya bekerjasama dengan penyedia konten GIF di platformnya yaitu Tenor dan Giphy untuk menghilangkan konten yang bertentangan dengan peraturan perundangan di Indonesia.

 

Dirjen Aptika pun menuturkan bahwa tenggat waktu 2x24 jam yang diberikan sudah dipenuhi oleh pihak Whatsapp sehingga ketentuan untuk pemblokiran tidak berlaku lagi. Jadi, apabila pengguna aplikasi Whatsapp di Indonesia menuliskan kata kunci yang berisikan konten asusila dalam fitur GIF, sudah tidak akan bisa lagi.

 

“Dari Giphy dan Tenor, kalau kita lihat GIFnya pun mereka sudah membuat batasan. Sudah tidak ada konten-konten yang dilarang di Indonesia,” tambah Semmy (8/11/2017). Pada Konferensi Pers tersebut, Dirjen Aptika memperlihatkan pada layar bagaimana sistem searching dari Giphy dan Tenor telah memenuhi apa yang telah diminta oleh Kementerian Kominfo.

 

Menurut Semmy, kedepannya pemerintah tidak akan berhenti di sini saja. Pemblokiran 100% terhadap konten asusila di internet akan sulit terjadi tanpa peran aktif dari masyarakat yang turut serta melaporkan kepada Tim Aduan Konten. Selanjutnya, Kementerian Kominfo berencana untuk terus berkomunikasi dengan para pihak penyedia platform untuk membersihkan konten-konten yang tidak sesuai dengan perundangan-undangan di Indonesia. “Mereka yg memiliki konten itu di platformnya harus tunduk dengan peraturan kita,” tegas Semmy.

 

Berikut ini adalah Siaran Pers sebelumnya.

 

Biro Humas

 

Kementerian Komunikasi dan Informatika

 

Berita Terkait

Siaran Pers No. 180/HM/KOMINFO/08/2018 tentang Penyelenggara Pos yang Mendapat Sanksi Teguran Tertulis Pertama dan Sanksi Teguran melalui Website Pertama

Penyelenggara pos sebagaimana dimaksud diberikan jangka waktu s.d. tanggal 17 September 2018 untuk segera menyampaikan laporan kegiatan oper Selengkapnya

Siaran Pers No. 179/HM/KOMINFO/08/2018 Tentang Jaringan 5G Siap Andil dalam Asian Games 2018

Momentum pelaksanaan Asian Games 2018 di Indonesia menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Setelah 56 tahun Indonesia kembali menjadi tuan Selengkapnya

Siaran Pers No. 178/HM/KOMINFO/08/2018 Tentang Menkominfo: Perusahaan Berbasis Teknologi Digital Ikut Tekan Gini Ratio

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, seperti model bisnis yang dilakukan oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa m Selengkapnya

Siaran Pers No. 177/HM/KOMINFO/08/2018 Tentang Update Kondisi Jaringan Telekomunikasi Pasca Gempa Bumi di Lombok

Berdasarkan data Balai Monitoring Spketrum Frekuensi Kelas II Mataram Kementerian Komunikasi dan Informatika, pada Rabu (15/08/2018) sudah 8 Selengkapnya