FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    06 11-2017

    1945

    Jika Tak Serius Tangani Konten Porno, Kominfo Akan Blokir Whatsapp

    KategoriBerita Kementerian | mth
    Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan menunjukan daftar enam DNS Tenor.com yang sudah diblokir Kemkominfo, pada konferensi pers yang digelar di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Senin (6/11/2017). Adapun keenam DNS tersebut antara lain tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, dan media1.tenor.com. - (jpp.go.id)

    Jakarta, Kominfo - Kementerian Komunikasi dan Informatika mempertimbangkan untuk memblokir Whatsapp apabila aplikasi berkirim pesan tersebut tidak serius dalam merespons permintaan Pemerintah Indonesia untuk menghapus konten pornografi di dalamnya.

    Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Senin (6/11/2017).

    “Beredar konten asusila di platform Whatsapp melalui third party mereka yang namanya Tenor. Ini adalah layanan third party (pihak ketiga) yang terkoneksi di Whatsapp. Tapi Whatsapp tidak boleh lepas tangan, karena ada di dalam platformnya,” terangnya.

    “Ini kita harapkan Whatsapp segera melakukan pembersihan, ataupun menegur, ataupun action apapun, karena sudah diberi notice (surat pemberitahuan) oleh Pemerintah Indonesia. Jadi Whatsapp harus menindaklanjuti. Kalo tidak ada tanggapan serius dari mereka, terpaksa akan kita blokir,” tegas Semuel.

    Ia mengaku telah mengirimkan surat pemberitahuan sebanyak tiga kali sejak Minggu (5/11/2017) kemarin. Namun karena perbedaan waktu antara Jakarta dan Amerika Serikat, respons pihak Facebook sebagai pemilik Whatsapp sedikit lambat.

    “Kami sudah kirim tiga kali notice dari tanggal 5 dan 6 (Oktober), jadi Minggu dan Senin dini hari, kita sudah kirim. Jadi kalo sudah dikasih notice, mereka harusnya bisa men-take down (menurunkan konten porno). Kita tunggu lagi respons mereka selama 2x24 jam. Kalo tidak ada respons juga, maka terpaksa kita blokir seperti Telegram,” tutur Semuel kembali menegaskan.

    Sembari menunggu respons dari Facebook, Ia mengungkapkan bahwa Kemkominfo telah memblokir sebanyak enam Domain Name System (DNS) dari Tenor, antara lain tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, dan media1.tenor.com.

     

    Sumber

    Berita Terkait

    Soal Kebocoran Data Penumpang, Kominfo Akan Panggil Lion Group

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara angkat bicara soal kasus kebocoran data penumpang di dua maskapai milik Lion Group, yakni Mali Selengkapnya

    Tahun 2020, Kominfo Tingkatkan Alokasi Penguatan GPR Rp48 Miliar

    Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2020 untuk memperkuat peran sebagai Selengkapnya

    Raker Bersama Komisi I DPR RI, Menkominfo Jelaskan Pembatasan Internet

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelaskan kebijakan bandwith throttling atau pembatasan internet yang diambil Pemerintah men Selengkapnya

    Pastikan Keamanan Konten, Menkominfo Bicara Sinergitas Antarlembaga

    Penanganan penyebaran konten-konten negatif di dunia digital memerlukan kerja sama semua pihak. Sinergitas dan kolaborasi intensif antarberb Selengkapnya