FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
06 11-2017

790

Jika Tak Serius Tangani Konten Porno, Kominfo Akan Blokir Whatsapp

Kategori Berita Kementerian | mth
Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan menunjukan daftar enam DNS Tenor.com yang sudah diblokir Kemkominfo, pada konferensi pers yang digelar di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Senin (6/11/2017). Adapun keenam DNS tersebut antara lain tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, dan media1.tenor.com. - (jpp.go.id)

Jakarta, Kominfo - Kementerian Komunikasi dan Informatika mempertimbangkan untuk memblokir Whatsapp apabila aplikasi berkirim pesan tersebut tidak serius dalam merespons permintaan Pemerintah Indonesia untuk menghapus konten pornografi di dalamnya.

Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Senin (6/11/2017).

“Beredar konten asusila di platform Whatsapp melalui third party mereka yang namanya Tenor. Ini adalah layanan third party (pihak ketiga) yang terkoneksi di Whatsapp. Tapi Whatsapp tidak boleh lepas tangan, karena ada di dalam platformnya,” terangnya.

“Ini kita harapkan Whatsapp segera melakukan pembersihan, ataupun menegur, ataupun action apapun, karena sudah diberi notice (surat pemberitahuan) oleh Pemerintah Indonesia. Jadi Whatsapp harus menindaklanjuti. Kalo tidak ada tanggapan serius dari mereka, terpaksa akan kita blokir,” tegas Semuel.

Ia mengaku telah mengirimkan surat pemberitahuan sebanyak tiga kali sejak Minggu (5/11/2017) kemarin. Namun karena perbedaan waktu antara Jakarta dan Amerika Serikat, respons pihak Facebook sebagai pemilik Whatsapp sedikit lambat.

“Kami sudah kirim tiga kali notice dari tanggal 5 dan 6 (Oktober), jadi Minggu dan Senin dini hari, kita sudah kirim. Jadi kalo sudah dikasih notice, mereka harusnya bisa men-take down (menurunkan konten porno). Kita tunggu lagi respons mereka selama 2x24 jam. Kalo tidak ada respons juga, maka terpaksa kita blokir seperti Telegram,” tutur Semuel kembali menegaskan.

Sembari menunggu respons dari Facebook, Ia mengungkapkan bahwa Kemkominfo telah memblokir sebanyak enam Domain Name System (DNS) dari Tenor, antara lain tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, dan media1.tenor.com.

 

Sumber

Berita Terkait

Masa Depan di Konten, Menkominfo Minta KPI Perkuat Pengawasan

"Kita bicara konten, karena dengan digitaliasasi akan ada efisiensi dalam sumberdaya frekuensi yang terbatas. Bicara soal penyiaran yang seh Selengkapnya

Wujudkan Layanan Prima, Kominfo Sederhanakan Izin Penyiaran

Kementerian Kominfo tengah melakukan optimasi layanan perizinan guna mewujudkan layanan prima kepada publik dan stakeholders. Melalui Direkt Selengkapnya

Resmikan Pesantren Milenial, Menkominfo Ajak Kenali dan Waspadai Hoaks

Literasi digital warga negara menjadi faktor penentu dalam menciptakan ketahanan nasional di dunia siber. Oleh karena itu, Pemerintah terus Selengkapnya

Marakkan Konten Positif, Kominfo Gelar Flash Vlogging

Kementerian Komunikasi dan Informatika menggaet anak muda untuk aktif memanfaatkan media sosial dalam menyebarkan informasi positif. Kini gi Selengkapnya