FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    16 08-2017

    1387

    Pemerintah: Ekosistem Indonesia Belum Siap Adopsi 5G

    Kategori Sorotan Media | Nur Islami
    Masyarakat Indonesia dinilai perlu edukasi terkait pemanfaatan jaringan telekomuniikasi yang lebih produktif untuk memaksimalkan kehadiran teknologi 5G. (dok. CNN Indonesia/Susetyo Dwi Prihadi)

    Jakarta, CNN Indonesia -- Basuki Yusuf Iskandar, Kepala Riset dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Komunikasi dan Informatika, mengatakan bahwa ekosistem Indonesia belum sepenuhnya siap untuk mengadopsi teknologi 5G.

    Alasannya, pengguna internet Indonesia masih konsumtif ketimbang produktif. Padahal biaya pergantian teknologi (switching cost) tak sedikit. Sehingga, penerapan teknologi ini dikhawatirkan tak berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    “Masyarakat tidak bisa gunakan secara produktif. Cuma cari seneng-nya aja, yang gampang-gampang itu aja, kan sayang. Padahal potensinya besar. Itu karena kita lengah dalam edukasi publik,” katanya kepada awak media di Jakarta, Selasa (15/8).

    Dengan edukasi yang benar, harapannya penerapan teknologi baru bisa memberi dampak yang signifikan bagi industri dan masyarakat. "Social development itu paling penting, karena the man behind the gun itu penting," tambahnya.

    Hal ini terungkap dalam diskusi yang digelar Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), Indonesia 5G Forum, bersama beberapa operator dan penyedia infrastruktur layanan telekomunikasi. Diskusi ini digelar untuk membahas aspek kebijakan, teknologi, dan regulasi 5G.

    Potensi 5G

    Dampak signifikan yang dimaksud terkait dengan peningkatan nilai ekonomi. Sebab, penerapan 5G di dunia diperkirakan bisa menghasilan pendapatan hingga US$ 3,5 triliun (Rp46,7 quadriliun) dan membuka 22 juta lapangan pekerjaan pada 2035.

    Implementasi 5G juga disebut memungkinkan terciptanya distribusi barang dan jasa berskala global yang bernilai hingga US$12,3 triliun (Rp164,3 quadriliun) di tahun yang sama. Namun, peningkatan ekonomi ini hanya bisa memberi dampak ke dalam negeri, jika masyarakat bisa memanfaatkan teknologi 5G untuk kegiatan produktif.

    Angka-angka tersebut merupakan hasil studi “The 5G Economy” yang dilakukan oleh Qualcomm dan Research Group (BRG).

    Edukasi

    Untuk itu, Basuki menekankan pentingnya edukasi masyarakat. Namun, menurut Basuki edukasi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Seluruh pemangku kepentingan perlu duduk bersama dan membahas sistem untuk mengedukasi masyarakat guna memaksimalkan potensi 5G.

    “Saya kira harus dilakukan secara lebih terstruktur, terprogram dan terstruktur. Harus melibatkan operator dan komunitas. Nggak bisa kalau pemerintah sendiri. Tanggung jawabnya bersama-sama itu,” imbuhnya.

    Pada kesimpulannya, Basuki mengatakan bahwa pemerintah mengakui potensi besar adopsi 5G di masa depan. Namun, teknologi ini masih meninggalkan pekerjaan rumah yang problematis bagi pemerintah. Tak cuma soal edukasi masyarakat, tapi juga terkait masalah teknis seperti digital service, alokasi spektrum, big data, numbering dan lain sebagainya.

    Namun, Basuki memastikan bahwa Indonesia tidak akan menjadi pengadopsi pertama teknologi ini. Jepang dan Korea Selatan diperkirakan akan menjadi pengadopsi pertama di Asia Pasifik. Kedua negara itu berambisi mengimplementasikan 5G pada 2020. (eks/eks)

    Sumber : https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20170815152027-185-234924/pemerintah-ekosistem-indonesia-belum-siap-adopsi-5g/

    Berita Terkait

    Menkominfo Yakin Indonesia Tangguh Hadapi Pandemi

    Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyampaikan keyakinan bahwa Indonesia akan dapat melalui masa Selengkapnya

    5 Proposisi Indonesia soal Keamanan Data di Pertemuan G20

    Pemerintah Indonesia menyerukan kedaulatan dan keamanan data dalam pertemuan puncak dari rangkaian pertemuan G20 Digital Economy Ministerial Selengkapnya

    Sistem Pemerintahan Berbasis Digital Siap Beroperasi pada 2023

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menargetkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) bisa beroperasi secara penuh pad Selengkapnya

    Kominfo berhasil pertahankan slot orbit satelit Indonesia

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berhasil mempertahankan slot orbit satelit milik Indonesia di lembaga internasional untuk r Selengkapnya