FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
16 07-2017

581

Pemerintah Utamakan Keamanan Negara dan Masyarakat

Kategori Berita Pemerintahan | mth
Presiden Joko Widodo (tengah) melakukan inspeksi pasukan saat peringatan HUT Ke-71 Bhayangkara di Lapangan Monas, Jakarta, Senin (10/7) - (ANTARA FOTO)

Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah menutup Telegram karena aplikasi tersebut dianggap dapat dimanfaatkan sebagai jalur komunikasi untuk hal-hal yang berkaitan dengan terorisme. "Pemerintah kan sudah mengamati lama dan kita, negara ini mementingkan keamanan negara, keamanan masyarakat, oleh sebab itu keputusan itu dilakukan," kata Presiden kepada wartawan seusai memberikan kuliah umum pada pendidikan Akademi Bela Negara di Jakarta, Minggu (16/07/2017) siang.
Presiden mengatakan, pemerintah mendeteksi adanya ribuan aktivitas komunikasi antar negara dalam aplikasi tersebut yang mengarah kepada aktivitas terorisme. "Kenyataannya masih ada ribuan yang lolos," ujar Presiden.
Kepala Negara juga mengatakan kerjasama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan perusahaan aplikasi media sosial serta layanan pesan instan telah dilakukan untuk memberantas akun-akun terorisme. Sehingga langkah pemblokiran Telegram tidak akan diikuti dengan penutupan media sosial yang lain. "Tidak (pemblokiran media sosial lainnya). Tidak," ucap Presiden dengan tegas.
Presiden menjelaskan masih banyak aplikasi lain yang masih dapat digunakan masyarakat untuk berkomunikasi. "Kita lihat masih banyak aplikasi-aplikasi yang lain yang bisa digunakan," ucap Presiden.

Sumber:  Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin

Berita Terkait

Tahun Depan Pemerintah Targetkan Pembangunan 300 Jembatan Gantung

Sebelum bertolak menuju Kota Cirebon, Presiden Joko Widodo terlebih dahulu meninjau jembatan gantung Mangunsuko, di Desa Mangunsuko, Kecamat Selengkapnya

Presiden Bagikan 4.212 Sertifikat Tanah pada Masyarakat Magelang

Dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, Senin (18/09), Presiden Joko Widodo memberikan sebanyak 4.212 sertifikat tanah kepada masyarakat. P Selengkapnya

Presiden Minta Pemuda Indonesia Kreatif dan Inovatif

Presiden Joko Widodo meminta para pemuda Indonesia untuk siap berkompetisi dan menghadapi tantangan yang ada. Persaingan global saat ini jug Selengkapnya

Manfaatkan Momentum Kepercayaan Internasional

Presiden Joko Widodo kembali mengumpulkan jajarannya untuk merumuskan upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam sidang kabinet p Selengkapnya

comments powered by Disqus