FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
16 07-2017

270

Pemerintah Utamakan Keamanan Negara dan Masyarakat

Kategori Berita Pemerintahan | mth
Presiden Joko Widodo (tengah) melakukan inspeksi pasukan saat peringatan HUT Ke-71 Bhayangkara di Lapangan Monas, Jakarta, Senin (10/7) - (ANTARA FOTO)

Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah menutup Telegram karena aplikasi tersebut dianggap dapat dimanfaatkan sebagai jalur komunikasi untuk hal-hal yang berkaitan dengan terorisme. "Pemerintah kan sudah mengamati lama dan kita, negara ini mementingkan keamanan negara, keamanan masyarakat, oleh sebab itu keputusan itu dilakukan," kata Presiden kepada wartawan seusai memberikan kuliah umum pada pendidikan Akademi Bela Negara di Jakarta, Minggu (16/07/2017) siang.
Presiden mengatakan, pemerintah mendeteksi adanya ribuan aktivitas komunikasi antar negara dalam aplikasi tersebut yang mengarah kepada aktivitas terorisme. "Kenyataannya masih ada ribuan yang lolos," ujar Presiden.
Kepala Negara juga mengatakan kerjasama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan perusahaan aplikasi media sosial serta layanan pesan instan telah dilakukan untuk memberantas akun-akun terorisme. Sehingga langkah pemblokiran Telegram tidak akan diikuti dengan penutupan media sosial yang lain. "Tidak (pemblokiran media sosial lainnya). Tidak," ucap Presiden dengan tegas.
Presiden menjelaskan masih banyak aplikasi lain yang masih dapat digunakan masyarakat untuk berkomunikasi. "Kita lihat masih banyak aplikasi-aplikasi yang lain yang bisa digunakan," ucap Presiden.

Sumber:  Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin

Berita Terkait

Inilah Perppu tentang Organisasi Kemasyarakatan

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor: 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas U Selengkapnya

Pemerintah Hemat Belanja Barang Rp16 Triliun

Pemerintah melakukan penghematan belanja barang Kementerian/Lembaga (K/L) sebesar Rp 16 Triliun dari rencana semula Rp237,098 Triliun menjad Selengkapnya

Momentum Tingkatkan Rasa Persaudaraan dan Persatuan

Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri 1438H kepada masyarakat melalui video yang diunggah lewat akun Instagram. “Se Selengkapnya

Pemerintah Prioritaskan Subsidi Listrik Masyarakat Tidak Mampu

Pemerintah memprioritaskan subsidi listrik bagi masyarakat tidak mampu. “Kebijakan saat ini hanya untuk pelanggan 450VA dan sebagian kecil Selengkapnya

comments powered by Disqus