FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
16 07-2017

813

Pemerintah Utamakan Keamanan Negara dan Masyarakat

Kategori Berita Pemerintahan | mth
Presiden Joko Widodo (tengah) melakukan inspeksi pasukan saat peringatan HUT Ke-71 Bhayangkara di Lapangan Monas, Jakarta, Senin (10/7) - (ANTARA FOTO)

Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah menutup Telegram karena aplikasi tersebut dianggap dapat dimanfaatkan sebagai jalur komunikasi untuk hal-hal yang berkaitan dengan terorisme. "Pemerintah kan sudah mengamati lama dan kita, negara ini mementingkan keamanan negara, keamanan masyarakat, oleh sebab itu keputusan itu dilakukan," kata Presiden kepada wartawan seusai memberikan kuliah umum pada pendidikan Akademi Bela Negara di Jakarta, Minggu (16/07/2017) siang.
Presiden mengatakan, pemerintah mendeteksi adanya ribuan aktivitas komunikasi antar negara dalam aplikasi tersebut yang mengarah kepada aktivitas terorisme. "Kenyataannya masih ada ribuan yang lolos," ujar Presiden.
Kepala Negara juga mengatakan kerjasama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan perusahaan aplikasi media sosial serta layanan pesan instan telah dilakukan untuk memberantas akun-akun terorisme. Sehingga langkah pemblokiran Telegram tidak akan diikuti dengan penutupan media sosial yang lain. "Tidak (pemblokiran media sosial lainnya). Tidak," ucap Presiden dengan tegas.
Presiden menjelaskan masih banyak aplikasi lain yang masih dapat digunakan masyarakat untuk berkomunikasi. "Kita lihat masih banyak aplikasi-aplikasi yang lain yang bisa digunakan," ucap Presiden.

Sumber:  Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin

Berita Terkait

Presiden Ingatkan Kembali Agar Tak Terjebak Rutinitas

Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meninggalkan pola-pola lama dalam bekerja maupun kehidupan sehari-hari. Hal te Selengkapnya

Presiden Tekankan Pentingnya Pembangunan Ekonomi Terbuka dan Inklusif

Setelah tiba di Da Nang, Vietnam, Presiden Joko Widodo langsung mengikuti pertemuan APEC Business Advisory Council (ABAC) Dialogue dan perte Selengkapnya

Presiden Anugerahkan Gelar Pahlawan kepada 4 Tokoh Nasional

Presiden Joko Widodo mengunegerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada empat orang anak bangsa yang dinilai berkontribusi besar untuk Indonesia Selengkapnya

Pemerintah Beri Kepastian Hukum Melalui Aturan Angkutan Sewa Khusus

Selengkapnya

comments powered by Disqus